Honor Sekolah Non Edukatif tuntut diangkat Sebagai PNS

Ilustrasi

PALEMBANG – Pegawai Honor Sekolah Non edukatif di Sumsel menuntut diangkat menjadi CPNS. Tuntutan itu disampaikan oleh para pegawai honor non edukatif kepada Asisten 1, Pemprov sumsel, Mukti Sulaiman, Kamis (14/01) di ruang kerjanya.

Jumlah pegawai Honor Sekolah Non Guru di Sumsel mencapai 4017 orang yang terdiri pegawai TU, penjaga sekolah, pegawai kompeter dan lainnya.

Menurut Koordinator Himpunan Pegawai Honor Non Edukatif Sumsel (Hipones) adrian, kesejahteraan pegawai honor sekolah non guru rata-rata sangat memprihatinkan, pendapatannya berkisar 500 ribu rupiah. Oleh karena itu pihaknya meminta kepada pemprov sumsel agar memperjuangkan para pegawai honor non guru untukb diangkat jadi cpns apalagi Rancangan Peraturan Pemerinta (RPP) sedang dibahas di pusat.

Selain itu, pihaknya juga meminta agar pemprov sumsel memberikan bantuan kesejahteraan bagi mereka melalui subsidi.

Adrian juga menambahkan dari jumlah 4017 pegawai honor non guru 1000 diantaranya telah usia lanjut yang bertugas diatas 30 tahun sehingga menurutnya mereka layak diberi penghargaan paling tidak tunjang pensiun. Mereka berharap Gubernur Sumsel memperjuangkan para pegawai sekolah non guru.

Sementara asisten 1 pemprov sumsel Mukti Sulaiman menanggapi hal ini mengatakan pengangkatan pegawai honor sekolah non guru terkendala peraturan PP. 48/ 2007 soal pengangkatan honorer. Oleh karena itu perlu ada perubahan terlebih dahulu sehingga bisa diangkat. (Fatur)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: