Kebijakan outsourcing hanya untuk pegawai Baru

PALEMBANG – Mengenai kebijakan outsourcing di lingkungan pemprov Sumsel mengalami perubahan. Kebijakan outsourcing hanya berlaku bagi pegawai yang baru.

Pernyataan ini diungkapkan oleh Sekda Prov Sumsel Musrif Suardi Kepada Pers di Pemprov Sumsel.

Menurutnya kebijakan outsorcing tidak akan diberlakukan bagi honorer lama atau honorer yang tidak masuk dalam aturan pengangkatan honorer menjadi cpns. Dia menegaskan outsourcing hanya berlaku bagai pegawai pemprov yang baru masuk berdasarkan kebutuhan di lingkungan pemprov.

Jadi menurutnya dengan sistem outsourcing akan lebih efektif dan efesien pasalnya kebutuhan pegawai hanya akan didasarkan pada kebutuhan akan pekerjaan yang ada di pemprov.

Hal ini juga dibenarkan oleh gubernur sumsel alex Noerdin beberapa waktu lalu, dimana filosofi outsoutcing yang akan diterapkan berdasarkan tingkat kebutuhan dan penghematan anggaran. Awalnya outsourcing ini akan diberlakukan juga bagi honorer namun ini menimbulkan keresahan bagi para honorer karena khawatir akan kehilangan pekerjaan. (Fatur)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: