Dewan sayangkan komersialisasi gudang bulog Sumsel

PALEMBANG – Dengan alasan untuk membiayai Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), beberapa bangunan Gudang Bulog di Jl R Sukamto (depan PTC) disewakan untuk lapangan futsal. Penyewaan tersebut sejak tahun 2006 lalu hingga tahun 2011 mendatang.

Kepala Bulog Divre III Teddy Mulwadi mengakui hal tersebut. Ketika itu Bulog Sumsel kelebihan space gudang. Sedangkan jumlah beras yang masuk ke Bulog belum sebanyak seperti sekarang.

“Hal tersebut sesuai dengan instruksi pusat yang mengizinkan mengkomersialisasi fasilitas yang dimiliki Bulog. Dana hasil penyewaan itu untuk membayar PBB,” ujar Teddy, Rabu (30/12).

Namun saat ini menurut Teddy, Bulog kekurangan gudang penyimpanan. Tetapi untuk meminta kembali gudang yang telah dikomersialisasikan itu belum memungkinakan. “MoU-nya itu sampai tahun 2011,” katanya.

Sebagai antisipasi beras tidak tertampung di gudang Bulog maka dilakukan percepatan penyaluran. Selain itu melakukan move ke daerah lain atau move nasional ke provinsi lain. Kalau dengan cara tersebut jumlah beras tetap banyak diterima atau gudang tidak bisa menampung maka akan menggunakan gudang swasta. “Itu langkah terakhir yang dilakukan oleh Bulog,” jelas Teddy.

Sementara anggota Komisi II DPRD Sumsel Nopran Marjadi menegaskan, bila MoU berakhir maka Bulog harus memfungsikan kembali sebagai gudang. “Jangan lagi penyewaan diperpanjang karena khawatir jumlah beras yang harus ditampung lebih banyak,” kata Nopran. (Jon/Sripoku)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: