Dua Demonstrasi datangi DPRD Sumsel hari ini

PALEMBANG – Massa dua kelompok datangi DPRD Sumsel hari ini. Mereka berdemontrasi dengan dua topic yang berbeda. Demontrasi pertama dilakukan oleh 21 LSM yang tergabung dalam Aliansi 21 LSM Sumatera Selatan atau Ansi 21 Sumsel, sekitar pukul 09.00 WIB. Mereka mendesak pengusutkan indikasi KKN di perusahaan tambang batubara PTBA.

Sementara itu, aksi kedua berasal dari ribuan masyarakat yang berasal dari Desa Sidomulyo Kabupaten Banyuasin serta desa Rengas Kabupaten Ogan Ilir. Mereka menuntut PTPN 7 segera mengmablikan tanah mereka yang telah diramaps oleh perusahaan tersebut.
Aksi warga masyarakat yang didampingi oleh Walhi Sumsel serta elemen lain datang sekitar pukul 10.30. Mereka datang dengan menggunakan sejumlah truk dan berkumpul di GOR. Lalu dengan berjalan kaki, masyarakat yang membawa baliho tuntutan masyarakat, ke DPRD Sumsel.

Dalam pernyataannya, koordinator aksi Anwar sadat mengatakan, warga tetap menuntut pengembalian tanah. Mereka menolak untuk diberi ganti rugi lagi. Untuk tanah di Desa Rengas, dikemukakan dari sekitar 2.300 hektar yang diambil oleh perusahaan. Sekitar 800-an hektar telah selesai dan tinggal sekitar 1.500-an hektar yang masih bermasalah. Sedangkan di Desa Sidomulyo, menurut Sadat ada 387 hektar tanah masyarakat yang diambil perusahaan perkebunan.

Tuntutannya sama yakni tanah tersebut dikembalikan ke masyarakat.
Aksi itu ditemui oleh Wakil Ketua DPRD Sumsel A Djauhari serta M Iqbal Romzi. Mereka berjanji akan menyelesaikan masalah tersebut meski meminta waktu. (Jon/Sripoku)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: