Pembinaan terhadap PSK dinilai masih kurang

PALEMBANG – Pembinaan terhadap pekerja seks komersial (wanita tuna susila) dinilai masih kurang maksimal oleh dinas sosial pasalnya setiap tahunnya jumlah psk terus meningkat walaupun secara formal lokalisasi telah ditutup oleh pemprov.

Berdasarkan data setiap tahunnya dinsos melakukan rehabilitasi PSK sebanyak 100 orang di Sumsel yang tersebar di kabupaten dan kota yang jumlahnya mencapai 1116 orang. Namun rehabilitasi ini belum mampu menekan angka PSK di Sumsel.

Kepala Dinas Sosial Pemprov Sumsel Ratnawati kepada Trijaya mengatakan setiap tahunnya dianggarkan sekitar 1/2 Milyar rupiah untuk rehabilitasi PSK berjumlah 100 orang. Rehabilitasi ini dilakukan selama 6 bulan dalam setahun.

Pihaknya juga terus meningkatkan anggaran rehabilitasi pada tahun-tahun mendatang dan juga akan meningkatkan kualitas rehabilitasi terhadap PSK. (Fatur)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: