Kabar dari Laos : Tidak Ada Istilah Mati Lampu di Laos

VIENTIANE – Dengan kondisi kekayaan sumber daya alam yang terbatas, Negara Laos ternyata masih mampu menghadirkan kondisi bebas byar pet listrik alias tidak mati lampu di negaranya. Bandingkan dengan Sumsel yang kaya sumber energi, bahkan sejak dulu dikenal provinsi lumbung energi. Namun, byar pet listrik masih menjadi makanan sehari-hari.

Apa kiat Laos menghadirkan pelaksanaan SEA Games 25th yang terang benderang tanpa mati lampu tersebut? Ternyata, sejak lama Laos sudah menjadikan listrik sebagai produk nasional. Dengan mengedam danau besar di Luang Prabang, dataran tinggi dari Negara Laos.

Masih dalam Kota Vientiane, pemerintah Laos mampu memproduksi listrik hingga jutaan mega watt dan tidak hanya satu, tapi ada 7-8 pembangkit listrik berkapasitas besar.

Dengan produksi listrik yang melimpah, Laos dapat menjadi pemasok listrik bagi Negara tetangganya seperti Thailand dan Vietnam. Bahkan, 90 persen produksi listrik Laos dibeli Thailand.

Menurut Rudi, warga Thailand kelahiran Provinsi Patani, Thailand Selatan bahwa 10 tahun ke depan Laos bakal menjadi bateray-nya Asia.

“Sehingga wajar saja, kalau di Laos ini tak ada cerita mati lampu. Listrik hidup terus 24 jam,’’kata Rudi yang menjadi guide rombongan Sumsel selama perhelatan SEA Games XXV 2009 digelar di Laos.

Senada dengan Rudi, Pepsi, perempuan asli Vientiane, Laos, mengaku kotanya sudah lama tidak mati lampu atau byar pet.

”Paling tidak sudah sekitar 10 tahunan, sejak ada program listrik pemerintah.  Kalau dulu masih sering listrik padam, tapi kini tidak lagi. Warga disini sudah berlimpah dengan listrik, malah katanya listrik Laos dikirim dengan kabel-kabel besar melintasi Sungai Mekong ke Thailand,’’ kata Pepsi.

Dari pantauan di lapangan selama meliput ajang SEA Games XXV di Laos, tak sekalipun mengalami kejadian mati lampu alias byar pet.

Bahkan terkesan, di venues-venues SEA Games sengaja dibuat bertabur cahaya dengan tata lampu yang dipastikan menyedot listrik yang tidak sedikit.  Belum lagi penataan cahaya di lanmark Laos, seperti Patuxay Park atau Taman Kemerdekaan, yang jelas akan sangat menarik wisatawan.

Walaupun kemungkinan padam kecil, tapi panitia SEA Games 25th Laos dan pemerintah Laos tetap siaga dengan generator berkekuatan besar. Bagaimana dengan Sumsel? (Laporan Jon Morino langsung dari kota Vientiane, Laos)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: