Inke Maris on air di Trijaya Palembang

Nama ini cukup dikenal di Indonesia, khususnya mereka yang berprofesi sebagai penyiar radio, televisi bahkan reporter. Kiprahnya di dunia jurnalistik yang total mengundang rasa kagum banyak orang. Inke Maris, si pewawancara tokoh tokoh kelas Dunia ini memberikan kesempatan kepada Trijaya untuk berbagi cerita  dalam Profil Minggu ini edisi Jum’at 11 Desember 2009.

Dihubungi melalui telp, suara berat sedikit serak Inke Maris, menyapa ramah para pendengar Trijaya di Sumatera Selatan. Intonasi yang jelas, serta penyampaian kata perkata dengan sangat hati hati, menggambarkan bahwa di usianya yang paruh baya ini, sosok Inke Maris masih layak untuk menjadi seorang Penyiar.

“Tidak, Penyiar Radio, Presenter Televisi, atau Reporter, semua itu ada masanya. Saya sudah melakukannya dengan sangat sadar bahwa satu saat nanti akan ada masa di mana saya harus berhenti, dan di gantikan” ujarnya.

Inke Maris melewati masa sekolah menengahnya di Jerman, mengikuti sang ayah yang di tugaskan di kedutaan RI di sana. Inke +/- 12 tahun bekerja diradio BBC, di Bush House, Aldwych, London.

“Awalnya saya itu cuma pegang acara yang ringan ringan saja, terima telp, putar lagu. Eh, saya senang kemudian merasa sepertinya ini dunia saya. Lalu saya tekuni” ujarnya bersemangat.

Di BBC,London , Inke menjadi Penyiar , Reporter dan Korespondensi dari Harian Sinar Harapan. “Penyiar yang baik, harus bisa menjadi reporter, dua duanya menjadi satu kesatuan, sulit untuk dipisahkan.”

Menikah dengan Rizal Maris, Inke kembali ke Indonesia, dan di negerinya tercinta inilah Inke Maris mulai menjajaki dunia televisi, muncul di layar kaca. Inke menjadi penyiar pertama ketika diluncurkan program khusus siaran berbahasa Inggris TVRI, English News Service. Disamping itu Inke Maris juga dikenal sebagai penyiar Dunia Dalam Berita, program berita andalan TVRI. Dan saat itulah, Inke mulai menjadi Pewawancara Tokoh Tokoh Kelas Dunia.

“Setelah menjadi penyiar TV, saya akhirnya melihat dunia penyiaran ini cukup luas”ujarnya.

Wanita dengan 3 anak, dan 1 cucu yang mengaku tidak bisa bernyanyi ini saat ini konsen dengan Perusahaan Consulting miliknya.

“saya merasa apa yang sudah saya dapatkan adalah lebih dari cukup” tutpnya.

Inspirasi yang dibagi oleh Inke Maris, semoga bisa membuat  kita semakin tahu bahwa sesuatu yang dilakukan dengan total akan menjadi luar biasa. DinnaHerly

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: