Kabar dari Laos : Peta tak Lengkap, SDM pun Masih Kurang

VIENTIANE – Berbagai kendala terjadi saat penyelenggaran SEA GAMES 25th di Viantiane, Laos 2009. Meski dari fasilitas infrastruktur negara yang memiliki luas 236.000 km sudah terbilang siap, namun dari sisi sumber daya manusia (SDM) terkesan masih terabaikan.

Untuk membantu para peserta, official, wartawan melaksanakan tugasnya, maka panitia sudah menyiapkan peta Laos, khususnya Kota Viantiane. Namun, di peta yang dicetak tersebut dan tertera berbagai lokasi seperti hotel, venus, kedutaan besar , tempat wisata dan lokasi penting lainnya ternyata sulit untuk dipahami. Sehingga hal inilah yang menjadi kesulitan bagi para wartawan yang ingin melakukan liputan ke berbagai lokasi pertandingan yang terpisah-pisah tersebut.

Selain sulit untuk dipahami, peta yang memuat zana-zona tempat pertandingan beberapa cabang olahraga SEA Games 25th tidak lengkap dan banyak tidak tercantum di dalam peta. Akibatnya para wartawan harus meraba-raba untuk mencapai tujuannya.

Bukan hanya peta yang tidak lengkap, ribuan petugas keamanan yang diterjukan untuk mengamankan setiap sudut kota Vientiane ini, ternyata sangat minim yang mampu berbahasa Inggris dan hanya mengerti dengan bahasa setempat sehingga hal ini menyulitkan wisatawan yang dating yang ingin berkomunikasi maupun bertanya letak dari salah satu lokasi.

Seperti yang dialami Tim Promosi Sumsel, Adwin selaku anggota bagian dari tim promosi Sumsel mengatakan sempat pula dibuat bingung dengan peta yang ada karena peta yang dimiliki terkesan tidak lengkap dan membingungkan.

Adwin juga menerangkan, ke depan di Palembang yang nantinya akan menjadi salah satu penyelenggara SEA Games mendatang tidak hanya akan disediakan peta kertas saja di setiap sudut yang dinilai strategis, namun perlu dipasang juga peta yang berukuran berukuran besar sehingga bagi yang mencari lokasi tertentu dengan mudah mengaksesnya.

Hal serupa juga ditegaskan Wakil Ketua Perbakin Sumsel yang juga Ketua DPRD Sumsel Wasista Bambang Utoyo, merespons hal ini ia meyakinkan pada saat SEA Games di Sumsel nantinya, kendala ini tak akan terjadi.

Wasista menegaskan dirinya melihat dari sisi SDM, aparat kepolisian lebih siap karena rata-rata tamat SMA, berbeda dengan di Lao yang baru akan maju. Disamping itu ia menegaskan peta yang dibuat akan jauh lebih baik dan lengkap. (Laporan Jon Morino langsung dari kota Vientiane, Laos)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: