Kabar dari Laos : Tiket SEA Games Palsu Mulai Banyak Beredar

VIENTIANE  – Pengurus Chao Anouvong Stadion, Vientiane kemarin memperingatkan setiap penonton agar menghindari pembelian tiket dari penjual yang tidak resmi, peringatan ini diberikan setelah  ditemukan banyak beredarnya tiket palsu yang telah disita dari para pengemar atau penonton baru-baru ini.

Direktur jenderal dari Chao Anouvong Stadion, Thavone Insisiengmay kemarin  memberitahukan media kalau tiket palsu itu ditemukan pihaknya sepanjang pertandingan sepakbola antara Laos melawan Indonesia pada hari Senin (7/12) lalu dan  seharusnya tiket hanyanya dapat dibeli dari panitia pelaksana SEA Games ke 25 Laos resmi saja yang  telah ditunjuk.

“Para penonton dan masyarakat harus dapat berhati-hati saat membeli tiket, tiket yang resmi hanya dijual di outlet-outlet yang telah ditunjuk atau tempat-tempat pertandingan olahraga. Panitia yang menjual tiket resmi kami akan memberi tahukan secara  terperinci cirri-ciri tiket resmi sebelum penonton membeli tiket tersebut dan penonton  juga harus memeriksa tiket yang dibeli tersebut dengan cirri-ciri pada pertengahan tiket resmi yakni mempunyai hologram berwarna perak” jelas Thavone.

“Jika yang dijual tersebut tanpa hologram berwarna perak berarti tiket tersebut palsu dan panitia tempat pertandingan tidak akan mengizinkan penonton masuk, selain itu panitia juga akan meminta informasi tentang tempat penonton tersebut membeli tiket palsu atau penonton tersebut mencetak sendiri” tegasnya.

Thavone juga menerangkan bahwa panitia resmi SEA Games ke 25 sebelumnya mengumumkan akan menindak tegas setiap penjual tiket yang melakukan penjualan  tiket palsu, hal ini dilakukan untuk mencegah pihak-pihak yang mencoba menjual tiket palsu yang berusaha meraup keuntungan lebih.

Dia menambahkan siapa saja menangkap penonton yang keluar masuk arena pertandingan dengan menggunakan tiket palsu, pihaknya akan menangkap dan mendendanya.

“Jika siapa saja mendengar adanya kasus tersebut, kami mohon bantuannya untuk  berhenti mereka dengan memberi tahukan kepada panitia resmi” ujar Thavone.

Thavone melanjutkan modus yang dilakukan  penjual tiket palsu ini yakni biasanya dengan  mencampurkan tiket yang resmi dan tiket palsu tersebut sehingga membuat panitia resmi kesulitan untuk menindak penjual dan pembeli selama masa sibuk sebelum permainan. (Laporan Jon Morino langsung dari Vientiane, Laos)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: