Kabar dari Laos : Menegpora dukung Sumsel opening SEA Games 2011

Viantiane – Cita-cita Sumsel menjadi tuan rumah sekaligus tempat opening ceremony SEA Games 2011, kian terbuka lebar. Pasalnya, Menegpora Andi Alfian Mallarangeng dengan tegas menyatakan Sumsel layak menjadi tempat opening ceremony karena pengalaman menggelar PON XVI 2004 dan berbagai even internasioanal lainnya.

Penegasan Andi yang merupakan juga mantan juru bicara Presiden RI SBY ini, diungkapkan  di markas NOC Indonsia di National University Viantiane. Andi saat itu didampingi Ketua Umum KONI/KOI Rita Subowo, Chef de Mission (CDM) H Alex Noerdin dan jajaran deputi CDM Indonesia.

“Mari kita bicara SEA Games 2009 dulu. Kejar target, sudah itu baru bicara 2011,” tegas Andi diplomatis saat ditanya trijaya mengenai keinginan Sumsel tersebut.

Walau demikian, Andi secara tersirat menyatakan dukungan terhadap Sumsel menjadi tuan rumah sekaligus tempat opening ceremony SEA Games 2011 dengan alasan Sumsel dinilai sudah berpengalaman menggelar berbagai even internasional dan PON.

” Sumsel pernah menggelar PON, lalu sekarang CDM (chef de mission) nya Gubernur Sumsel. Tadi juga saya lihat Pak Alex sudah mencatat-catat semua yang diperlukan,” tegasnya.

Andi juga menerangkan usai SEA Games dia akan meminta KONI/KOI memberikan laporan mengenai persiapan pesta olahraga bangsa-bangsa Asia Tenggara tersebut, dari jumlah cabang olahraga sampai nomor-nomor yang akan dipertadingkan.

Pada kesempatan yang sama, Andi juga menerangkan mengenai keinginannya menggandeng BUMN dengan olahraga. Bahkan, dia sudah melakukan pembicaraan dengan meneg BUMN dan Presiden RI.

“Saya ini menjadi mak comblang, tapi nggak apa-apa. Saya ingin nantinya semua BUMN memegang satu jenis olahraga. Mereka bertanggung jawab membina dan memberikan pelatihan kepada atlet-atlet di bawah mereka,” tegasnya.

Saat ini Andi, pihaknya tengah menyusun program yang dimaksud tersebut. Jika ini dilakukan,  maka diharapkan prestasi lebih baik akan diraih.

Terpisah Ketua Umum KONI/KOI Rita Subowo mengungkapkan dari rapat NOC, telah disepakati SEA Games XXVI akan digelar di Indonesia dan tersebar di beberapa provinsi. Juga telah disetujui jumlah cabang olahraga sebanyak 37 cabang. Namun untuk nomor-nomornya belum ditentukan karena hal ini terkait dengan strategi Indonesia.

Di tempat yang sama Deputi I CDM, Djoko Pramono, menegaskan Indonesia hanya mengikuti 22 cabang olahraga dari 25 yang pertandingkan. Nomor yang diikuti 240 dari 279, dengan jumlah atlet sebanyak 345, plus official hingga totalnya mencapai 515 orang.

Berdasarkan hasil koordinasi antara pengurus besar dan pengurus pusat masing-masing olahraga Indonesia berpeluang meraih 62 emas, 77 perak, dan 58 perunggu. Akan tetapi, menurut Djoko, hasil monitoring dan evaluasi dan evaluasi tim KOI, prediksi Indonesia hanya akan meraih emas dikisaran 50 sampai 48.

“Tetapi kendala yang dihadapi Indonesia pada SEA Games kali ini siystem pertandingan yang digunakan berbeda dari biasanya. Karena beberapa cabang olahraga menggunakan pola kuota. Sehingga beberapa cabor dan atlet unggulan tidak bisa diturun,” sambungnya.

Contohnya, lanjut Djoko, ada olahraga tertentu dihapuskan oleh Laos. Hal ini tegasnya memperkecil peluang Indonesia meraih medali. Alasan laos menerapkan system ini karena pemerintah Laos menilai mereka negara kecil, hingga khawatir tidak mampu tampung dan melayani tamu dalam jumlah banyak. (Laporan Jon Morino langsung dari kota Vientiane, Laos)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: