Kabar dari Laos : 2011, Opening SEA Games di Palembang

Vientiane – Dari empat provinsi yang akan menjadi tuan rumah SEA Games XXVI tahun 2011, Sumsel terlihat paling serius dalam mempromosikan ajang olahraga terakbar di Asia Tenggara tersebut. Beragam promosi digeber Sumsel disela-sela SEA Games XXV, Laos.

Dengan menunjukkan keseriusan, tak berlebihan jika Sumsel mendapatkan kepercayaan menjadi tuan rumah pembukaan (opening ceremony) SEA Games XXVI 2011 kelak. Apalagi dari website KONI, saat ini nama Sumsel lebih dijagokan menjadi tempat digelarnya acara pembukaan SEA Games, ketimbang Jawa Barat, Jawa Tengah ataupun DKI Jakarta. Bahkan Jakarta sendiri, untuk sementara hanya dijagokan sebagai tempat penutupan SEA Games.

Menurut chef de mission (CDM) kontingen SEA Games Indonesia yang juga Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, kesiapan menjadi tuan rumah acara pembukaan SEA Games XXVI tahun 2011 sudah 100 persen dan benar-benar serius.

”Belajar dari pelaksanaan SEA Games XXV Laos, kita akan laksanakan yang terbaik di Sumsel. Kita akan beri layanan prima bagi duta-duta negara peserta SEA Games 2011, termasuk pers. Di Palembang pada 2011 nanti hotspot area akan sudah merata sehingga semua yang ingin mengakses internet, dapat dengan mudah dan gratis,’’ ujar Alex, disela-sela kunjungan ke Lao ITECC (International Technology Exebition Compention Centre) menyaksikan cabang takraw dan petanque, kemarin.

Usai meninjau Lao ITECC, Alex dan rombongan meninjau wisma atlet Sumsel dan guest house yang dijadikan wartawan asal Sumsel sebagai media centre. Guna mempromosikan SEA Games Sumsel mendatang, beberapa Putri Sumsel didatangkan guna mempromosikan wisata Sumsel. Khusus untuk seluruh CDM negara peserta, juga akan diberikan miniatur kapal rancang kajang dari perak.

Antok, staf promosi SEA Games Sumsel yang ikut dalam rombongan di Laos mengatakan Sumsel lebih siap dibandingkan tiga provinsi lain. Selain di Sumsel akan digelar paling banyak even dan didatangi lebih banyak atlet, persiapan kita lebih serius. Dijelaskan Antok, promosi yang dilakukan Sumsel yakni membagi-bagikan buku dan CD mengenai objek wisata Sumsel, selain juga menampilkan visual venues olahraga di Sumsel yang lebih lengkap dari pada Laos.

”Apalagi kita akan gelar cabang olahraga lebih banyak dari daerah lain, termasuk cabang paling populer yakni sepakbola,’’ ungkap Antok. Antok menambahkan, promosi Sumsel menargetkan sasarannya di 3 momen, yakni olahraga dengan sasaran atlet dan pencinta olahraga, kemudian official dan terakhir chef de mission (CDM) masing-masing negara.

”Seperti hari ini, ada pertemuan CDM masing-masing negara di atlet village. Kita akan geber promosi disana, selain itu lokasi promosi yang dipakai kegiatan yakni venues, kampung atlet, hotel atau rumah dan losmen yang dipakai masing-masing official. Sebetulnya kita juga mau promosi di bandara, tapi terkendala perizinan yang diatur pemerintah,’’ paparnya.

Antok juga menambahkan berapa material promosi yang dibagikan untuk buku wisata Sumsel ada 200 buah, CD 200 buah, topi 500 buah, rompi 75 buah khusus panitia, kipas 5000 buah, dan pin 4000 buah. Untuk promosi kita gunakan Putri Sumsel. Stand ada di media centre dan di tempat pertemuan CDM.

Sementara itu kemarin malam digelar opening ceremony SEA Games XXVI di Laos National Stadium yang berkapasitas 20 ribu orang penonton. Dalam pembukaan SEA Games itu, CDM Alex Noerdin akan turun memimpin defile kontingen Indonesia. Selain itu, juga akan ditampilkan tari-tarian yang menggambarkan kekayaan alam dan pariwisata di Indonesia, khususnya Sumsel. (Laporan Jon Morino dari kota Vientiane, Laos)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: