Bandung Wolrd Jazz 2009 ( Hari ke-1 )

BANDUNG WORLD JAZZ 2009

Taal Tantra dari India

HARI KE-1 ( 3 Desember 2009 )

Bandung World Jazz Festival 2009 di Sasana Budaya Ganesha di hari pertama di stage 1 berada di luar gedung sabuga yang diberi tag line The Spirit Of Tradition yaitu panggung buat musisi yang berangkat dari musik tradisi dengan dikolaborasi beragam genre jazz menampilkan 5 grup, yaitu Castavaria dan Funk Zee 4 Brass asal Bandung.Kelompok asal Jogya Prabumi tampil memikat dengan unsure etnik jawanya dengan aroma fusion.Di session berikutnya LIGRO yang dimotori gitaris Agam Hamzah cukup banyak mendapat respon dari audience.Dengan komposisi yang cenderung ke warna jazz rock LIGRO meng-eksplore sound cukup unik dari set alat drum yang dimodifikasi dari  kendang sunda.Stage 1 ditutup dengan penampilan pianis berbakat David Manuhutu yang lebih banyak membawakan komposisi swing.

Stage 2 yang berada di dalam koridor pintu depan sebelum masuk ruang utama sabuga yang diberi tag line What Jazz Is It yang berarti menampilkan musisi jazz yang mengeksplore proses kreatifnya ke konsep world music.Anime String Quartet mengawali penampilan, disusul dari Nita Aartsen yang ditemani vokalis Steve Wilson mencoba meramu jazz dari lagu-lagu basic klasik.Kelompok 4 Peniti meramu instrument biola,gitar akustik,drum,bass akustik diantaranya mereka membawakan lagu Bad milik Michael Jackson dengan aransemn swing jazz.Perform berikutnya ada Archipelago yang khas membawakan lagu-lagu daerah di Indonesia dalam aroma jazz ,seperti lagu es lilin,prahu layar,ayam de lampe dalam aroma jazz.Harry Toledo tampil komunikatif dengan audience saat membawakan beberapa komposisinya,2 lagu yang dimainkan diambil dari album barunya yang akan dilaunching Januari 2010 yaitu Smile Again dan Stay Cool.Di stage 2 ini diakhiri dengan penampilan grup Seratus Persen yang daftar pemainnya ada 2 terompet,4 pemain gamelan sunda,bass,perkusi,kendang,ketipung dan drum.Mereka membawakan lagu etnik sunda dipadu dengan jazz.Pada lagu kedua dengan vokalisnya Bivi meramu rap gaya sunda,ada juga lagu Dirimu Hadir yang cukup menjalin koor interaktif dengan penonton,kolaborasi dengan pemain perkusi cilik menutup penampilan kelompok ini.

Pigalle dari Belanda

Stage Utama di dalam Gedung Sabuga mengangkat tag line A Voice Of A New World yang intinya musisi atau kelompok yang ditampilkan adalah yang mengusung konseptual kreasi warna musik baru dari unsur beragam tradisi di dunia dengan balutan jazz.

Dibuka dengan opening ceremony oleh Jendela Ide All Percussion yang menampilkan siswa-siswa SD di Bandung tidak kurang 30 lebih personil dengan harmonisasi beragam alat perkusi menghasilkan sound yang menarik.Disusul perform Karinding Collaborative.Karinding sendiri adalah instrument kecil terbuat dari bambu yang dimainkan secara berkelompok.Grup ini anggotanya Bintang Manira,Yudi Taruna,Wawan Kurniawan,Egon Firman dan Iman Rahman. Sound yang keluar dari alat kecapi dan zither dipadu musik elektrik lainnya menjadi sajian khas kelompok ini.Dari India grup TAAL TANTRA sangat ekspresif mereka memadukan warna musik tradisional India dengan jazz yang bernuansa Eropa.Sisi menonjol dari Taal Tantra adalah kekompakan dalam bermain dengan individu dan alat musik yang komplek seperti gong,tabla,perkusi,saxophone dank has alat tiup India yang memunculkan varian harmoni suaran yang indah dan memukau.Pigalle 44 dari Belanda dengan konsep jazz gipsi serta ramuan be bop,latin dan penerapan modern jazz menjadi daya tarik kelompok ini.Grup asal Solo I Wayan Sadra Sono Seni Ensembel perform berikutnya, grup ini berusaha menjembatani antara musik kontemporer dan musik mainstream,pop,jazz,rock dan bentuk-bentuk musik popular lainnya.Dengan instrument unik seperti jimbe,erhu,saruwan,saron,gender,gong,suling,kecapi membuat warna world music betul-betul tercermin di kelompok ini.Kelompok DEBU menutup Bandung World Jazz Festival hari pertama dengan konsep ramuan worl music dengan penonjolan dari genre musik padang pasir. ( Eko Adji )

Live perfomance dari DEBU

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: