Jadilah Pendengar yang Bijak

PALMEBANG – Setiap anak memiliki bakat sejak kecil, hanya terkadang kita sebagai orang tua kurang peka terhadap bakat yang dimilikinya. Apa bakat anak Anda? Menyanyi? Bermain sepak bola? Menulis puisi? Menggambar? Bila hingga saat ini Anda belum memiliki gambaran apa bakat anak anda, segera cari tahu. Mengenali bakat anak memang butuh kecermatan. Jangan juga bakat disamakan dengan pintar. Berbakat berarti memiliki potensi. Psycho Family bersama Ridwan Ya’kub dari Yayasan Islam Terpadu Auladi, kamis (29/10) dengan topik ”Hargai Kembangkan dan Wujudkan Bakat Anak”.

Eksplorasi dalam menemukan sendiri bakat anak dan jangan disertai dengan paksaan, urusan akhlaq dan moral orang tua di depan namun soal potensi para orang tua harus di belakang anak atau sebagai fasilitator. Jadi didiklah anak mu sesuai dengan zamanya ini yang harus di pegang oleh orang tua/praktisi pendidikan, guru dan sebagainya dalam mendidik anak dan harus memperhatikan rambu-rambu yang harus diikuti dalam mengembangkan bakat anak seperti jangan terlalu oteriter dalam mendidik atau kata kuncinya ”Jadilah Pendengar yang Bijak”.

Sebagai penutup Ridwan memberikan renungan bersama :

Jika anak dibesarkan dengan permusuhan, dia akan belajar berkelahi.
Jika anak dibesarkan dengan dorongan, dia akan belajar percaya diri.
Jika anak dibesarkan dengan pujian, dia akan belajar menghargai.
Jika anak dibesarkan dengan rasa aman, dia akan belajar menaruh kepercayaan.
Jika anak dibesarkan dengan dukungan, dia akan belajar menyenangi diri sendiri.
Jika anak dibesarkan dengan kasih, dia akan belajar menemukan cinta dalam hidupnya. (Rifqi)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: