Komik pun, ada komunitasnya

Komik, tidak selalu identik dengan anak kecil walaupun kebanyakan penyuka komik adalah anak anak usia pra sekolah sampai tingkat sekolah dasar. Kalau anda masih ingat, sewaktu kecil mungkin anda memiliki cukup banyak koleksi komik, atau bahakan masih ada yang menyimpannya sampai dengan saat ini.

Buku bergambar dengan warna dan tulisan beralur cerita ini bisa ditemui dengan mudah disetiap toko buku terdekat. Jenisnyapun beraneka ragam, ada yang berseri atau cerita lepas tanpa sambungan. Bedasarkan jenis cerita pembaca bisa memilih sendiri sesuai dengan selera mereka, petualangan, humor atau kisah remaja.

Sejauh ini komik komik di Indonesia didominasi oleh komik komik jepang, Di awal 1990-an Indonesia dibanjiri oleh komik- komik Jepang, ini terjadi setelah masa kejayaan Godam dan Gundala Putra Petir surut ditahun 1970-an. Toko-toko dan tempat persewaan buku dipenuhi cerita bergambar import dari negeri matahari terbit itu. Komik-komik yang hadir menyajikan tidak saja adegan laga yang diwakili oleh Chimi, kenji, Saint Seiya, atau Tiger Wong ; tetapi juga untuk kalangan Remaja yang lebih populer sekarang disebut ABG (anak baru gede) yang sedang mekar- mekarnya, seperti Candy-Candy atau juga komik jenaka seperti Kobo Chan . Komik atau kartun telah ikut memperkaya Jepang yang kurang memiliki hasil hutan, tetapi sangat jitu dalam meniru dan memanfaatkan peluang terutama terhadap produk-produk industri. Setelah sepeda motor, mobil dan komputer, mereka merambah komik tetapi bukan sekedar jadi. Bahkan menjadi primadona untuk bacaan anak-anak dan remaja masa kini khususnya di Asia, mereka sekarang lebih mengemari Srikandi Alies warna warni atau kucing robot yang pandai melayani juga Sailor Moon dan dragon Ball Z dan lainnya, bukan lagi Flash Gordon, Garht Goofy, Mickey mouse, atau Donal Duck.

Maraknya Komik di Indonesia ini pula yang akhirnya membuat beberapa pencinta komik di negeri kita membentuk sebuah komunitas pencinta komik dengan tujuan mengembangkan minta dan bakat dari anggotanya.

Siapapun bisa bergabung dalam komunitas ini, baik tua muda, remaja atau dewasa. Bukan hanya untuk berabagi pendapat tapi juga dapat nyumbangkan hasil karya mereka melalui web yang disediakan oleh komunitas ini, Kikers, mereka menyebut setiap anggotanya, bisa meregistrasikan diri ke dalam http://kik.forwardest.com/ dan mengetahui banyak hal dari sana, mulai dari kegiatan, forum sampai komik online buatan para anggota.

Semoga dengan adanya komunitas pengembang hobby seperti ini, Komik Komik hasil karya anak negeri bisa hidup kembali dan terlahir pula komikus komikus baru yang handal. Semoga ( The Club 24 Okt 09, DinnaHerly)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: