Marah

PALEMBANG- Psycho Family (15/10) bersama Pepen Ali dari Auladi Islamic School sore itu membhasa mengei kemarahan. Pepen membuka program sore itu dengan menceritakan keprihatinannya tentang adanya anak yang membunuh ibunya, juga ada seorang bapak yang melindaskan kaki anaknya ke rel kereta apa. “Sanking marahnya, hal itu terjadi, marah itu harus wajar,” ujar pepen.

Kebiasaan marah atau kontrol emosi yang tidak baik juga bisa terjadi karena lingkungan yang memang begitu adanya. Orang tua yang kerap marah-marah akan menjadi contoh bagi anak-anaknya, sehingga si anak menjadi pemarah. Memiliki anak yang pemarah tentu tidak dikehendaki oleh semua orang tua, namun, emosi sebetulnya penting dan boleh-boleh saja diekspresikan, akan tetapi anak anak hendaknya diberikan contoh yang benar mengenai mengatasi kemarahan.

Anak-anak sangat mudah menangkap, memori berkembang sejak masa kanak-kanak awal, orang tua hendaknya selalu mengusahan agar aak lebih dapat mengingat hal-hal atau aspek yang dapat menimbulkan kemarahan sehingga orang tua dapat mewaspadai situasi-situasi atau pola interaksi yang dapat memicu kemarahan si anak.

bahasa yang baik tidak hanya verbal namun juga non verbal harus diajarkan kepada anak-anak agar mereka dapat mengkomunikasikan emosi mereka. Selain itu juga kontrol diri, “memang kontrol diri belum dimiliki oleh anak-anak, namun orang tua hendaknya membimbing agar dasar anak-anak dapat mengontrol emosinya, sudah ada,” ujar pepen.

bagaimana agar anak dapat memahami dan mengelola kemarahan?, yaitu ciptakan iklim di rumah yang nyaman. orang tua hendaknya menjadi contoh yang baik, selalu membimbing anak-anak untuk mengontrol diri, mengembangkan kemampuan mengenali perasaan-perasaan marah dan dengarkan lah anak-anak kita, mereka pun juga ingin didengarkan. (vira)

Iklan
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: