Aktivis minta DPRD Palembang Perjuangkan Nasib Rakyat

PALEMBANG – Rapat Sidang istimewa DPRD Kota Palembang hari ini, resmi melantik Anggota DPRD Kota Palembang terpilih periode 2009 – 2014. Sayangnya, kondisi ruangan yang penuh sesak dengan para undangan sempat membuat para undangan kegerahan, sementara pendingin ruangan dalam keadaan tidak aktif. Undangan terdiri dari para keluarga, unsur muspida, anggota DPRD lama, dan undangan lainnya. Pelantikan sendiri berada dibawah pengawalan ketat ratusan aparat kepiolsiian.

Walikota Palembang Eddy Santana Putra berharap, anggota dewan yang baru ini dapat bekerjasama dengan eksekutif. Menurut eddy, para anggota dewan, sebagian besar tokoh masyarakat yang sebelumnya telah berpengalaman di kehidupan bermasyarakat. Dia juga berharap agar, Para anggota dewan lebih mengutamakan kepentingan rakyat daripada kepentingan kelompok atau partai yang mengusungnya.

Sementara itu, aktivis yang tergabung dalam Konsorsium Parlemen Jalanan (Kopaja) menggelar aksi unjukrasa di depan Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera), menyikapi pelantikan DPRD kota Palembang. Sayang mereka tertahan polisi di sekitar kawasan Bundaran Air mancur dan Monpera.

Mereka meminta anggota dewan terpilih menandatangani kontrak politik yang berisikan antara lain anggota DPRD kota Palembang harus memperjuangkan penciptaan lapangan kerja, memperjuangkan anggaran kesehatan dalam APBD sebesar 15 persen, dan mendorong partisipasi rakyat dalam penyusunan anggaran dalam APBD. Mereka sempat ditemui oleh ketua sementara DPRD Palembang, Harnojoyo. (Burman/Jon)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: