Silaturahmi Yuk

PALEMBANG – Hari raya idul fitri selalu dihiasi dengan silaturahmi. Sayangnya ritual saling kunjung mengunjungi itu, beberapa tahun belakang, mengalami degradasi. Ada apa? Pepen Ali, dari Auladi Islamic School dalam Psycho Family Kamis (10/09) menyebutkan alasannya. “Kemungkinan karena orang-orang lebih suka dengan pola hidup hedonis. Liburan bukan berkunjung ke sanak keluarga tapi malah ke mal-mal”.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Ridwan Yaqub Ketua yayasan Auladi Islamic School bahwa sebetulnya saat ini keengganan orang-orang untuk bersilaturahmi dipengaruhi oleh banyak faktor, selain pola konsumerisme, keadaan yang kurang menyenangkan saat kumpul-kumpul keluarga juga jadi faktor keengganan itu “Misalnya kita kumpul-kumpul keluarga, yang terjadi adalah ada beberapa keluarga yang sibuk menceritakan keberhasilan dan kesuksesannya sehingga membuat orang lain menjadi rendah diri”.

Silaturahmi ini sangat penting karena jika tidak dilakukan bisa menyebabkan kehilangan kontak, jaringan dan lain-lain “Tak urung bahwa kerap kali anak-anak kita tidak mengetahui sana keluarganya sendiri karena orang tuanya jarang mengajak anak-anak nya untuk berkunjung,” papar Ridwan.

Momen lebaran menjadi sangat penting untuk menjalin tali silaturahmi karena kemungkinan pada hari-hari biasa, kita sulit sekali untuk bertemu diakibatkan oleh kesibukan. terutama bagi anak-anak, momen Idul Fitri dapat dijadikan ajang untuk mengenalkan keluarga besar. Meskipun anak-anak belum melakukan interaksi dalam pertemuan tersebut, dengan berkumpul bersama keluarga besar, anak akan melakukan penyesuaian diri dan beradaptasi untuk melakukan interaksi terhadap yang lain. (vira)

Iklan
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: