Perlawanan

PALEMBANG – Jihad saat ini adalah kata yang diasosiasikan erat kaitannya dengan terorisme. Padahal tidak demikian adanya. Ustad Totok Haryanto dalam Spirit Of Ramdhan, Rabu (09/09) menegaskan bahwa jihad adalah bagian dari aqidah Al islamiyah. Jihad adalah konsep yang sudah absolut kebenarannya di dalam Alquran baik anjuran dan pahala yang dijanjikan oleh Allah SWT, tinggal bagaimana menerapkannya. Jihad ini diinterpretasikan tentu saja tidak dapat berdasarkan hanya berdasarkan ayat-ayat di Alquran saja, tanpa melihat bagaimana Rasullullah menterjemahkan ayat-ayat tersebut dalam kehidupan beliau.

Jihad ini sendiri dikatakan Al-Jahdu (Al-Jahd) artinya Al-Masyaqqot (jerih payah), dan Al-Juhdu (Al-Juhd) artinya At-Thooqot (kekuatan). Dan dalam Lisanul Arab juga terdapat perkataan Al-Jihaad maknanya : Istifrooghu maa fiil wus’i wattooqoti min qaulin aw fi’li (Mencurahkan segenap tenaga dan kekuatan baik berupa Ucapan maupun Perbuatan). Sehingga jika kita berbincang bincang tentang jihad, jihad ini adalah salah satu kamar dalam dakwah.

Bentuk Jihad ini ada banyak ragamnya, yakni : Perjuangan dalam diri sendiri untuk menegakkan syariat Islamiah, misalnya sholat. Perjuangan terhadap orang lain , baik lisan , tulisan atau tindakan dan Jihad dalam bentuk pertempuran : QITAL. Dalam Islam peperangan terjadi karena dua hal, defensif dan ofensif. Diwajibkan berperang, jika, muslim diserang (karena agama) terlebih dahulu.

Terorisme tidak bisa dikategorikan sebagai Jihad. Bom bunuh diri dan bentuk lainnya di indonesia bukanlah Jihad. Karena sebetulnya untuk menegakkan syariat islam juga harus dengan pendekatan proses terlebih dahulu. Jihad dalam bentuk perang harus jelas pihak-pihak mana saja yang terlibat dalam peperangan, seperti halnya perang yang dilakukan Nabi Muhammad yang mewakili Madinah melawan Makkah dan sekutu-sekutunya. Alasan perang tersebut terutama dipicu oleh kezaliman kaum Quraisy yang melanggar hak hidup kaum Muslimin yang berada di Makkah (termasuk perampasan harta kekayaan kaum Muslimin serta pengusiran). Sebelum sebuah perang dilakukan, ada sebuah organisasi atau anjuran terlebih dahulu dari sebuah institusi keagaamaan yang benar. (vira)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: