Silaturahmi

PALEMBANG – Indahnya bersilaturahmi atau bersilaturahim (sama saja, Ustad bilang, karena sudah di-Indonesiakan menjadi silaturahmi), Spirit Of Ramadhan kali ini, Kamis (2/09) membahas mengenai indahnya menjalin silaturahmi bersama Ustad Mugiono Abu Hafifah. Ustad Mugiono memaparkan di awal bahwa manusia itu terbagi menjadi dua yakni Hamblum Minallah, yakni hubungan manusia kepada Sang Pencipta. Hubungan manusia kepada sang pencipta tersebut lewat ibadah seperti puasa, sholat, naik haji dan lain-lain.

Selain itu juga terdapat hablum minanas yakni hubungan manusia dan manusia yang tercermin dalam bentuk silaturahmi. “Tidak akan masuk surga bagi mereka yang memutuskan tali silaturahmi,” ujar Ustad Mugiono. Hubungan dengan manusia ini Ustad Mugi analogikan seperti sumbu koordinat X dan Y. “Seperti sumbu X yang berdiri dan Y yang horizontal, terdapat titik 0 di tengah-tengahnya. Hendaknya kita manusia berada di titik 0 tersebut agar dapat berinteraksi baik dengan yang atas, bawah, kanan dan kiri.”

Untuk menjaga silaturahmi tersebut, hendaknya kita senantiasa
menyempatkan waktu untuk mengunjungi saudara-saudara kita, sahabat
dekat, saling memberi hadiah dan lain-lain. Silaturahmi tidak sekadar bersentuhan tangan atau memohon maaf belaka. Ada sesuatu yang lebih hakiki dari itu semua, yaitu aspek mental dan keluasan hati. Hal ini sesuai dengan asal kata silaturahmi itu sendiri, yaitu shilat atau washl, yang berarti menyambungkan atau menghimpun, dan ar-rahiim yang berarti kasih sayang. “Bersilaturahmi, memberi senyum dan berkata-kata harus tulus dan ikhlas,” imbuh Ustad.

Oleh karena itu, menjadi sangat penting bagi kita untuk menyadari
bahwa silaturahmi tidak hanya merekayasa gerak-gerik tubuh, namun
harus melibatkan pula aspek hati. Untuk itulah jika kita memberi maaf dan meminta maaf harus dengan setulus-tulusnya. Perihal kita meminta maaf tapi tidak dimaafkan, biarlah hal itu menjadi urusan orang tersebut dengan Allah SWT. (vira)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: