Ramadhan dan Situs Biru

PALEMBANG – Jelang ramadhan kemarin, beberapa lembaga keagamaan meributkan café dan tempat-tempat hiburan lainnya. Mereka meminta tempat hiburan seperti diskotek, café, tempat karaoke menutup sementara kegiatan operasionalnya selama Ramadhan? Saya dan Jafis, dalam Blogger Community Minggu (23/08) agak heran, kenapa website-website penyedia pornografi juga tidak diseru untuk turut menghentikan kegiatannya.

Jafis Humas dari Wongkito.net mengatakan banyak kemungkinan kenapa situs porno luput dari seruan untuk menghilang dulu selama Ramadhan. Satu, karena memang Indonesia tidak punya keran untuk membuka dan menutup peredaran situs-situs tersebut. Kedua, meskipun sudah ada UU ITE, namun sosialisasi mengenai undang-undang tersebut masih sangat rendah.

Di awal Ramadhan ini juga tren di cyber civilization mengikuti tren Ramadhan. “Hampir rata-rata status facebook mengucapkan maaf lahir batin dan ucapan selamat menyambut Ramadhan,” Tidak hanya di Facebook, tapi juga melalui twitter, plurk, dan email. “Tren ini tentu saja mungkin kurang dinilai seksi oleh para perusahaan operator karena kirim mengirim ucapan via sms tentu saja menurun drastis,” ujar Jafis ber opini.

Kembali lagi ke urusan situs porno selama Ramdhan ini, meskipun tidak ada seruan dari lembaga formal, tapi ya kita secara pribadi lebih baik secara mandiri untuk pamit dulu dari situs-situs ini. Pamit dulu? apakah maksudnya setelah lebaran nanti situs-situs ini boleh dikunjungi? Itu sih terserah anda. (vira)

Iklan
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: