Diare

PALEMBANG- Musim pancaroba seperti saat ini menyebabkan diare. Hubungannya? menurut dr. Afri Melda, Kepala Seksi bidang pengendalian dan pemberantasa penyakit Dinas Kesehatan Kota Palembang, hubungannya terletak di kesediaan air. “Jika air sedikit sementara kumannya banyak, hal ini dapat jadi pemicu diare. Namun jika ketersediaan air tinggi, meskipun ada kuman, perbandingan tetap lebih banyak air, kemungkinan diare akan lebih rendah.”

Diare adalah sebuah penyakit di mana penderita mengalami rangsangan buang air besar yang terus-menerus dan tinja atau feses yang masih memiliki kandungan air berlebihan. Kalau buang air dalam sehari melebihi empat kali, kemungkinan besar orang tersebut menderita diare.

Anak-anak lebih rentan terkena diare. diare pada bayi dan balita (bayi bawah lima tahun) sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kematian akibat kekurangan cairan. “bayi dan balita cukup susah untuk diminta meminum larutan oralit, sehingga lebih berbahaya,” ujar dokter.

Yang paling penting adalah kebersihan. Pola hidup bersih sehat salah satunya adalah mencuci tangan sebelum makan dengan sabun dapat mencegah diare sebanyak kurang lebih 40 %. Minum air putih yang cukup, manusia memerlukan cairan minimal 8 gelas per hari. (vira)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: