Fastfood, sejarah dan bahayanya

Siapa yang tidak suka mengkonsumsi fast food, makanan paraktis, cepat saji dan menggiurkan dengan outlet outlet yang mudah ditemukan dan dijangkau. Sebut saja Burger, Hotdog, frenchfries dan masih banyak lagi.

Awal perkembangan gerai-gerai cepat saji dimulai pada abad 19, saat Amerika Serikat memasuki era industri yang menyebabkan banyak pekerja hanya mempunyai jam istirahat yang pendek dan jam kerja yang panjang. Alasan itulah yang mendorong para pekerja lebih memilih makanan yang disajikan gerai fast food karena kecepatan dalam penyajiaannya plus rasanya yang juga lezat.

Kelebihan inilah yang membuat gerai fast food semakin menjamur di Amerika Serikat. Pada abad ke-20, bisnis gerai-gerai fast food semakin menyebar hingga ke kawasan benua Eropa, Afrika, Australia dan Asia seperti Indonesia dengan konsep waralaba.

Pertumbuhan pesat restoran cepat saji (fast food) di Indonesia menyebabkan berubahnya gaya hidup masyarakat, menjadi serba praktis dalam mengkonsumsi makanan tanpa memikirkan kesehatan sama sekali. Perlu diketahui bahwa makanan fast food ternyata mengandung kalori yang tinggi, garam, dan lemak termasuk kolesterol yang mencapai 70% serta hanya sedikit mengandung serat yang justru sangat dibutuhkan oleh tubuh.

Selain kandungan gizinya yang rendah, fast food juga mengandung zat pengawet dan zat aditif yang membuat kita ketagihan. Fast food pun menjadi cara cepat bagi kita yang ingin terkena Obesitas. Dan Konon kabarnya, Kandungan Minyak Trans pada fastfood bisa membuat si pengkonsumsi mengalami kenaikan gula darah, kolesterol, dan tekanan darah tinggi sehingga rentan thd gagal jantung dan perubahan perilaku.

Bagaimana, masih tertarik untuk mengkonsumsi?
Namun, jika anda merasa sudah terbiasa dg fast food dan agak kesulitan menghentikan kebiasaan makan yang kurang sehat ini, cobalah untuk:

– Merencanakan bila ingin akan fast food, jangan terlalu sering, jika perlu maksimal 1 bulan sekali.
– Apabila ingin menyantap fast food, sebaiknya ketahui dulu kandungan nutrisinya, jika perlu cari tahu di situs produsen fast food.
– Jangan hanya menyantap burger, kentang goreng, atau ayam goreng akan tetapi santap juga paket salad yang di sediakan di restoran fast food.
– Hindari memesan minuman dengan kandungan gula tinggi seperti cola, atau minuman bersoda lainnya. Ganti pesanan minuman Anda dengan air mineral atau jus buah. (dinnaherly)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: