Orang Tua Harus Mengerti

PALEMBANG – Psycho Family bersama Lembaga Pendidikan Islam Terpadu Auladi, Kamis (16/07) menghadirkan narasumber Ketua Yayasan LPIT Auladi, Ridwan Yakub dan Pepen Ali, guru di SDIT Auladi. Sore itu, Ridwan memberikan informasi kepada para pendengar Trijaya mengenai fenomena pendidikan saat ini dimana terdapat batas yang kabur antara keinginan orangtua dan anak.

Orang tua kerap suka memaksakan hal-hal yang sebaiknya belum dilakukan oleh anak-anak. “Anak yang seharusnya TK dulu, waktu mainnya banyak, sudah dipaksa masuk SD,” Hal ini sebetulnya tidak baik untuk kejiwaan seorang anak-anak karena dikhawatirkan anak akan cepat mengalami kejenuhan dalam belajar.

Di Auladi sendiri, dijelaskan oleh Ridwan, memerlukan jasa psikolog untuk melakukan pemetaan ketika penyaringan masuk baik itu di TK IT maupun SD. “Penyaringan melalui psikotes ini untuk mengetahui kadar kematangan anak dan untuk mengetahui bagaimana pola yang pas untuk melakukan pengajaran”.

Sementara itu, menanggapi program akselerasi yang terjadi, Ridwan juga mengungkapkan bahwa para praktisi pendidikan memang harus melihat ini secara ketat. “Program akselerasi ini untuk memfasilitasi anak-anak yang memang memiliki kemampuan di atas rata-rata, sehingga diberikan pengajaran yang lebih tinggi agar mereka tidak merasa bosan,” tapi, lanjut Ridwan, program akselerasi ini jangan sampai dijadikan sebagai ajang ‘prestisius’. “Ini yang bahaya, karena anak akan dipaksakan padahl ia tidak memiliki kemampuan akan itu”. (vira)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: