Psikotes

PALEMBANG – Psikotes adalah tes psikologi. Psikotes hanya boleh dilakukan oleh orang yang berkompeten melakukannya. “Saat ini bukan hanya lulusa S1 di bidang psikologi, tetapi lulusan tersebut harus sekolah kembali agar dapat melakukan psikotes,” ujar Herlina, Psikolog pendidikan dari HIMPSI.

Ia mengatakan bahwa psikotes ini sesungguhnya bukan untuk melakukan ‘scoring’ ataupung ranking, jika psikotes dilakukan kaitannya dengan bidang pendidikan. “Psikotes dalam bidang pendidikan digunakan untuk melakukan eksplorasi terhadap kemampuan dan bakat yang dimiliki,”. Herlina memberikan komentarnya terhadap sms yang masuk tentang kemampuan seseorang menginterpretasikan watak dalam waktu 5 menit saja.

“Saya pikir hal tersebut tidak bisa dilakukan. Karena pembacaan karakter itu melewati beberapa tahapan dengan melakukan pembacaan data-data, baik itu hasil psikotes maupun daftar riwayat hidup”. Apakah psikotes bisa diajarkan melalui buku-buku yang saat ini banyak beredar? “Tidak masalah untuk dipelajari, asalkan memang buku buku tersebut memang valid dibuat oleh orang-orang yang berkompeten. Jika hal ini berkaitan dengan tes kerja, pelajari aja, toh nantinya akan ada banyak data yang akan di cross cek.”

Yang jelas, untuk menghadapi psikotes kita harus mempersiapkan fisik dengan baik. Kondisi fisik yang sehat dan prima akan turut menentukan hasil psikotes. (vira)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: