Pendataan Keluarga Gubernur Sumsel

PALEMBANG – Sekitar pukul 07.00, Kamis (2/7) dua petugas pendata keluarga dari Badan Pemberdayaan Keluarga Berencana Nasional (BPKBN) Palembang, masing-masing Ernidawati dan Siti Nur datang ke kediaman pribadi Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin SH di Jl Merdeka No 23 B. Bersama istri Hj Eliza Alex, mantan bupati Muba ini menyambut kedatangan kedua petugas pendata ini. Sementara di kediaman pribadinya, beberapa pejabat ikut mendampinginya, di antaranya Kepala BKKBN Sumsel Dr Tri Cahyadi, MPH.

Tanpa disertai anggota keluarga lainnya, Alex Noerdin dan istri menjawab satu per satu pertanyaan yang diajukan petugas, Dimulai dari Hj Eliza Alex. Pertanyaan seputaran nama, tempat dan tanggal lahir sesuai yang tertera di KTP. Selain itu jumlah keluarga yang tinggal di rumah, berapa jumlah usia subur semua dijawab sang istri secara lengkap dan utuh. Begitu juga pada gilirannya pertanyaan ditujukan kepada Sang Pelopor. Hanya saja, saat pertanyaan tentang alat kontrasepsi apa yang dipakai, Alex Noerdin terlihat berpikir untuk menjawab dan melihat ke arah tempat wartawan yang berdiri yang mendokumentasikan kegiatan pendataan, “Pertanyaan ini nanti saja dijawab. Yang jelas, saya peserta Keluarga Berencana sejati. Saya punya tiga orang anak,” kata Alex Noerdin.

Suasana pendataan berlangsung santai dan tidak menunjukan ketegangan. Lebih dari 30 menit, proses pendataan selesai dan petugas pun pamit untuk melanjutkan pendataan di keluarga lain yang ada di kawasan Kecamatan Bukitkecil.

Kepada wartawan Alex Noerdin mengimbau agar warga Sumsel tidak perlu takut untuk menerima petugas pendata yang datang ke rumah dan memberikan data dan informasi keadaan keluarga dengan tepat dan tidak ada yang disembunyikan. Pasalnya, pendataan tidak hanya sebatas untuk mengetahui kondisi umum masyarakat dalam program Keluarga Berencana (KB) tetapi juga sangat penting untuk perencanaan dasar pembangunan ke depan.

Dengan data yang akurat, pemerintah dapat mengetahui pola kehidupan keluarga, tingkat ekonomi keluarga, pendidikan keluarga dan informasi lainnya sehingga dengan data ini menjadi dasar perencanaan pembangunan yang dijalankan pemerintah. “Jangan takut, sampaikan informasi yang benar,” katanya. (Sripo/Fatur)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: