KING memberi warna beda pada mainstream perfilman nasional.

Palembang – Penggemar bulu tangkis tentu tahu atlet legendaris Liem Swie King. Kini legenda bulu tangkis itu telah diangkat ke layar lebar oleh Nia Zulkarnaen dan suaminya Ari Sihasale. Dengan judul film nya “king”

Wow film nya asyik banget tuh dan membangkitkan rasa nasionalisme lewat alur olahraga (badminton). Cinta, setan-setanan, komedi berbau seks yang banyak mengisi layar lebar alias bioskop di Indonesia, memang sudah seharusnya perlahan redup dimakan waktu, kalau hanya film-film bergenre di atas yang laku di pasar, tidaklah selamanya benar. Genre beda asal dikemas dengan baik ternyata bisa juga disukai penonton bioskop Indonesia.tuh lihat film “KING”, saya saja waktu nonton film itu selama 1 jam hanya tuk ngantri beli tiketnya. Waduh kebayangkan banyak yang suka dengan film itu. Ujar TAMI (pendengar trijaya ) di program movie trailer pada minggu (28/6).

“King”merupakan film yang terinspirasi dari Liem Swie King. Film tersebut tak akan menceritakan tentang Liem. Namun Hanya semangat Liem saja yang diangkat dan dikisahkan ada tiga anak-anak yang sangat hobi bermain bulu tangkis. Mereka pun memilih Liem Swie King sebagai idola. Dari pebulutangkis 52 tahun itu lah anak-anak tersebut mendapatkan semangat untuk mengejar kesuksesan.

Dua film terdahulu, yakni Denias dan Laskar Pelangi, yang kebetulan dua-duanya mengambil latar belakang soal pendidikan, sukses meraup penonton. Nah, sekarang sepertinya latar belakang olahraga menjadi pilihan untuk film King. Apalagi film ini dirilis berbarengan dengan liburan sekolah dan king pun diklaim menjadi pilihan keluarga. (Rifqi)

  1. Hmm. Is it true?🙂

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: