Sumsel Waspada Flu Babi

PALEMBANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumsel menetapkan status waspada terhadap penularan virus H1N1 sebagai pemicu flu babi, yang kini sudah menyebar di 76 negara di dunia. Puskesmas pun diinstrukan memberikan obat tamiflu kepada penderita dengan gejala-gejala flu berat, seperti batuk dan nyeri otot.

Peringatan itu disampaikan Kadinkes Sumsel dr Zoelkarnain Noerdin MKes pada koordinasi jajaran kesehatan di Palembang, Kamis (25/6) di lantai II Gedung Dinas Sumsel. Menurut Zoekarnain, status waspada yang dimaksud adalah kesiapan jajaran kesehatan berpusat di Palembang untuk mengantisipasi virus swine flu (flu babi) dari semua pintu masuk kota Palembang dan Sumsel. Kewaspadai ini beralasan karena 76 negara di dunia tertular flu babi bahkan di Indonesia khususnya di Bali, terdapat satu turis asing positif flu babi dan kini dirawat di RS Sangla, Bali.

Untuk antisipasi, Dinkes sudah menyebar 100.000 tablet tamiflu ke Puskesmas tersebar di beberapa kota dan kabupaten di Sumsel. “Ada pasien yang flu berat, kasih saja tamiflu,” katanya.

Zoelkarnain Noerdin juga minta jajaran Dinas Kesehatan, seperti Bapelkes, KKP (Kantor Kesehatan palabuhan), karantina, rumah sakit, dan Dinas Peternakan untuk berkordinasi sehingga informasi tetap tersambung dan masing-masing instansi mengetahui kegiatan yang sudah dilakukan.

Menurutnya, flu babi ini mendatangkan risiko terbesar terjadinya pandemi berskala besar sejak wabah avian flu yang muncul kembali pada tahun 2003 lalu dan kini menewaskan 257 orang dari 421 penderita di 76 negara. (Sripo/Fatur)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: