Kaum Marginal diprediksi banyak yang Golput

PALEMBANG – Diperkirakan sebanyak 45 persen masyarakat urban atau kaum marginal berpotensi menjadi golongan putih. Hal tersebut menjadi kekhawatiran tingkat partisipasi masyarakat dalam pilpres. Itu merupakan hasil survei yang dilakukan oleh Fokuss Sumsel dua bulan sebelum pemilihan, yakni April dan Mei 2009.

Sebanyak 1.000 responden dari kaum marginal dari beberapa daerah,diikutsertakan. Untuk itu diperlukan suatu gerakan penyadaran bagi kaum marginal agar dapat berpartisipasi dalam pilpres. Itu dilakukan dalam sosialisasi pilpres 2009. Hal itu diungkapkan Ketua DPPFokuss (Forum Komunikasi untuk Sumsel Sejahtera)Sumsel Riduan AR dalam sosialisasi pilpres 2009 di Palembang, Senin (22/6).

Sosialisasi itu dengan narasumber dari KPU Provinsi Sumsel, Panwaslu Provinsi Sumsel, Kesbangpol Sumsel serta DPP Fokuss. Menurutnya dalam masyarakat ada kaum marginal seperti warga miskin, pedagang kaki lima, pengojek, pemulung, pengamen, petani, PSK, tunanetra, kaum transeksual, tunanetra, gelandangan dan lain-lain. Mereka terkadang dipandang sebelah mata.

“Dalam realita, meski demokrasi menjanjikan kesetaraan, kebebasan argumen dan pluralisme ideologi tetapi sering terpasung,” katanya.
Fokuss menurut Riduan, merasa berkewajiban mendorong penyadaran politik terhadap kaum marginal agar tidak lagi menjadi objek politik. Selain itu kaum marginal mengetahui hak-hak politik mereka yang selama ini terabaikan. (Sripo/JON)

  1. kaum marginal apa sih? koq kayak mesin ketik

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: