Lembaga Zakat Akan Ditertibkan

PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumsel bersama Badan Amil Zakat Daerah (BAZDA) akan melakukan koordinasi dengan lembaga zakat sejenis. Selain itu, penertiban lembaga zakat akan dilakukan sehingga tidak tumpang tindah dalam poengelolaan dan distribusi harta zakat.

“Kita akan tertibkan lembaga zakat yang ada sehingga tidak terjadi tumpang tindah dalam pemberian dan penyaluran harta zakat,” kata Sekdaprov Sumsel Drs Musysrif Suwardi saat melantik Prof Dr H Aflatun Mokhtar MA sebagai Ketua BAZDA Sumsel menggantikan Sjofyan Rebuin, Rabu (17/6).

Dikatakan, saat ini di Sumsel khususnya di Palembang banyak berdiri lembaga zakat sehingga perlu ada koordinasi dan penertiban sehingga dalam pelaksanaanya dapat berjalan baik dan tidak terjadi tumpang tindih. Misalnya dalam hal penyaluran modal dan bantuan kepada penerima zakat.

Untuk membudayakan zakat, kini Gubernur Sumsel H Alex Noerdin sudah mengeluarkan Peraturan Gubernur Sumsel yang mengimbau agar PNS golongan tertentu bisa mengeluarkan zakat 2,5 persen dari gajinya.
Selain itu, dalam pemberian harta zakat, distribusi yang bersifat konsumtif harus dikurangi sehingga lebih banyak porsinya sektor produktif, seperti pemberian modal untuk UKM dan usaha mikro.

“Kalau tahu ini mereka menerima zakat, tahun depan dengan usaha yang digelutinya akan bisa menjadi pemberi zakat,” kata Musyrif. (Sripo/Fatur)

Iklan
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: