Aku Mau Jadi Matahari

PALEMBANG – Ini adalah talkshow di mana saya banyak sekali minum air putih, supaya apa ? agar saya dapat mengontrol emosi saya dengan baik. Bagaimana tidak, hari ini dalam mutiara sore (17/06) bersama Ustad Dikdik Sodikin dari DPU Darut Tauhid, kami berbincang bincang tentang motivasi diri bersama Diah Wita Soka.

Koq bisa sampai segitunya? Diah Wita Soka adalah perempuan tuna netra ber usia 20 tahun, apakah anda menganggap bahwa tuna netra atau kebutaan adalah fenomena yang wajar? bagaimana jika itu terjadi pada anda? masihkah anda menggolongkannya sebagai wajar?

Wita, sapaan akrabnya kehilangan kemampuan melihat di usia 11 tahun, jadi ia tidak buta sejak lahir. “Anak kecil namanya jatuh kan biasa ya mbak, saat itu saya jatuh, retina saya robek”. ujarnya bercerita. Saya nggak bisa membayangkan, seandainya kita, yang sebelumnya bisa melihat lalu mendadak menjadi tidak dapat melihat.

Namun Wita tidak ingin ‘mengurungkan’ hidupnya hanya sampai di sana saja. “Saya mau sekolah, mau kuliah, mau jadi matahri.”. Menjadi matahari adalah judul cerpen yang ia menangkan dalam kompetisi menulis dan membaca cerita pendek di Yogyakarta.

Wita membagi motivasinya sore itu mengenai semangat. “Kalau kita yakin, semua bisa.”. Hal ini juga disampaikan oleh Ustad Dikdik tentang pencitraan Allah SWT “Allah itu akan sesuai dengan apa yang kita citrakan. Dengan begitu citrakan Allah yang maha baik, yang maha pemberi,maka Allah akan menjadi demikian.” (vira)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: