WCC protes Diskriminasi pelayanan Rumah sakit terhadap Korban KKDRT

PALEMBANG – Women Crisis Center (WCC) Sumsel memprotes terhadap pelayanan berobat gratis dan askes yang tidak berlaku bagi korban kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Hal ini menanggapi pengaduan perempuan korban kekerasan kepada WCC dimana saat pengobatan program tersebut tidak berlaku bagi perempuan dan anak korban kekerasan.

Direktur Women Crisis Center Sumsel Yenni Izi meminta kepada pemprov untuk mengubah syarat penerima program berobat gratis tidak hanya bagi penderita yang disebabkan oleh penyakit namun juga bagi perempuan dan anak korban kekerasan.

Sementara itu, hingga mei 2009 korban kekerasan terhadap perempuan berdasarkan data dari RS. Bayangkara telah mencapai 67 kasus yang didominasi kekerasan fisik dan pemerkosaan. Diperkirakan pada tahun 2009 akan meningkat jika dibandikan 2008 yang mencapai 109 kasus. (Fatur)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: