PERTAMINA PEMASARAN SUMBAGSEL AMANKAN SUPLAI BBM MENJELANG PILPRES 2009

Setelah sukses mengamankan suplai BBM dalam rangka Pemilu Legislatif, Pertamina Pemasaran Sumbagsel segera menyusun strategi dan antisipasi dalam rangka memberikan kenyamanan kepada masyarakat dari sisi suplai BBM pada saat Pilpres 2009.

Strategi yang dimiliki adalah dengan membuat Rolling Estimate untuk suplai BBM berbanding dengan konsumsi BBM dari mulai Bulan Juni sampai dengan Agustus 2009. Rolling Estimate adalah perkiraan / estimasi berapa banyak volume BBM (Premium dan Solar) yang akan disalurkan pada periode 3 bulan kedepan sampai dengan terlaksananya Pilpres 2009.

Dengan berdasarkan Kuota BBM tahun 2009 untuk Premium sekitar 551.546.308 KiloLiter dan Solar sekitar 418.197.584 KiloLiter, maka rata-rata kuota perbulan adalah sebesar 45.962.192 KL untuk Premium dan sekitar 34.849.798 KL untuk Solar. Jumlah BBM bersubsidi ini yang kemudian dianalisis oleh Pertamina untuk menyusun rolling estimate dalam rangka menghadapi Pilpres 2009.

Beberapa hal yang menjadi perhatian dalam menyusun rolling estimate kebutuhan BBM adalah sebagai berikut :
1. Tentunya pada saat masa kampanye berlangsung akan terjadi peningkatan konsumsi BBM akibat kampanye yang dilakukan oleh masing-masing kandidat maupun massa simpatisan kandidat yang bersangkutan.
2. Dalam masa kampanye dan Pilpres, tidak boleh ada SPBU yang kosong atau kehabisan stok sehingga berakibat masyarakat menjadi kesulitan dalam memperoleh BBM dan memicu terjadinya panic buying ataupun isu kelangkaan.
3. kemampuan penimbunan baik Depo-depo Pertamina di wilayah Sumsel maupun daya tampung SPBU yang ada di wilayah Sumsel, sehingga dapat terpantau di SPBU / wilayah mana saja yang mulai menipis ketersediaan BBMnya.

Yang dilakukan Pertamina adalah sebagai berikut :
1. Menyusun Rolling Estimate kebutuhan BBM seperti terlampir di data yang ada di bawah ini.
2. Built Up Stock BBM di depo-depo Pertamina yang telah dilakukan sejak setahun lalu.
3. Monitoring stock baik di depo maupun stock yang berjalan / sedang on the way ke depo (baik dari Kilang maupun impor).
4. berkordinasi dengan SPBU untuk pemantauan dan pelaporan stock serta suplai SPBU.
5. berkordinasi dengan Hiswana Migas untuk turut mendukung kondisi yang kondusif agar Pilpres dapat berjalan dengan aman dan tertib.
6. Sekiranya diperlukan, mendekati pelaksanaan Pilpres akan dibentuk SATGAS agar lebih detil dan fokus dalam memantau ketersediaan BBM.

(Roberth MVD – External Officer Pertamina UPMS II)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: