Saksi Tidak Bisa Dijadikan Tersangka Atas Keterangannya

PALEMBANG – Seseorang yang dijadikan saksi dalam suatu perkara tidak bisa dijadikan tersangka karena penjelasannya dalam sebuah kasus. Pasalnya saat ini banyak saksi yang tiba-tiba dijadikan tersangka oleh pihak kepolisian karena penjelasannya atas sebuah kasus.

Hal ini diungkapkan Ketua Lembaga Perlundungan Saksi dan Korban (LPSK) Abdul Haris Semendawai usai sosialisasi dan silaturahmi di Pemprov Sumsel, Rabu (06/05) pagi.

Abdul Haris menjelaskan bahwa saksi dalam suatu perkara tidak bisa dijadikan tersangka atas penjelasannya kecuali jika terdapat bukti diluar keterangannya. Menurutnya saksi harus dilindungi dalam hal kesaksian daklam suatu perkara.

Sebagai Ketua lembaga perlindungan Saksi dan Korban , pihaknya siap melindungi saksi atas perkara apapun jika dimintai bantuan dari siapapun yang akan member kesaksian. Perlindungan ini termasuk dalam hal keamanan para saksi yang akan memberikan keterangan sehingga kepastian hokum dapat ditegakkan.

Sementara LPSK sebagai lembaga yang baru lahir dan mulai aktif pada Agusutus 2008 lalu LPSK masih harus banyak sosialisasi kedaerah-daerah. Menurut Abdul Harus jika memungkinkan didaerah seharusnya juga didirikan LPSK daerah, namun untuk sementara mengefektifkan yang dipusat terlebih dahulu. LPSK sendiri lahir merupakan jawaban atas dikeluarkannya UU No 13/2006 tentang perlindungan Saksi dan Korban. (Fatur/trijaya)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: