Warga tuntut transparansi DPT

PALEMBANG – Puluhan warga masyarakat Kota Palembang hari ini datangi KPU Kota Palembang. Mereka yang tergabung dalam Urban Poor Linkage (Uplink) menuntut agar persoalan pendataan pemilih untuk pilpres benar-benar dilakukan secara serius dan transparan.

Dalam pernyataan Uplink mengungkapkan bahwa dalam satu lingkungan RT bisa mencapai 10-15 orang warga yang tidak terdaftar dalam Pemilu Legislatif lalu. Hal itu bila tidak dibenahi dikhawatirkan akan membuat data pemilih tidak valid pada pilpres nanti.

Koordinator Simpul Uplink Nitra Pramiade mengatakan, perkiraan itu berdasarkan survei yang dilakukan Uplink pada empat kecamatan di Kota Palembang. Masing-masing adalah Kecamatan SUI, SUII, Plaju dan Kertapati.

“Rata-rata mereka yang kami temukan sebagai warga menengah kebawah. Kami memang survei dikalangan masyarakat menengah kebawah,” ujar Nitra.

Dikatakan, bila diakumulasikan se Kota Palembang yang terdiri dari 16 kecamatan maka diperkirakan masih banyak warga yang belum terdaftar. Nitra menyesalkan keinginan baik dari Uplink tidak disambut baik oleh KPUKota Palembang. Akses data pemilih ternyata dinilai dipersulit oleh KPUKota Palembang sendiri. (Jon/Sripo)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: