Yuk Ngobrol

PALEMBANG – Seiring bertambahnya kesibukan lalu ditambah engan tidak awasnya masing-masing pasangan terhadap hubungan satu sama lain, hal ini akan mengakibatkan tidak harmonisnya hubungan suami istri. Jika keduanya bekerja, jika keduanya diterpa stress, harus ada yang punya awareness agar stress tersebut tidak merusak keseimbangan keluarga.

Dra. Telly Zaidan, Psikolog, dalam Psycho Family mengatakan bahwa ada perbedaan antara pria dan wanita dalam menanggulangi masalah stress terkait kesibukan masing-masing. “Pria jika berada di bawah tekanan, cenderung memiliki keinginan tinggi untuk melakukan hubungan seksual, sebaliknya jika perempuan yang diserang stress karena pekerjaan atau aktivitasnya, memiliki kecenderungan untuk tidak ingin melakukan hubungan seks”. Kontradiksi seperti ini jika tidak dikomunikasikan akan menjadi masalah yang besar dalam hubungan keluarga.

Contoh seputar seks di atas hanyalah salah satu masalah dari beragam persoalan yang ada. Hubungan yang stagnan dan konstan ketika sudah memasuki tahun kesepuluh , jika tidak disikapi dengan melakukan refresh hubungan, akan membosankan dan akan memberikan peluang yang tidak baik, hadirnya orang lain dalam hubungan misalnya.

Tidak bisa tidak, komunikasi, seklise apapun jalan keluar ini terdengar, hanyalah satu-satunya obat yang bisa menyembuhkan hubungan yang mulai tidak harmonis. Komunikasi jika sulit dilakukan secara verbal, dapat dilakukan melalui telfon, sms atau tulislah surat. (vira)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: