PKL Protes Pasar Swalayan

PALEMBANG – Puluhan pedagang K5 yang tergabung dalam Masyarakat Miskin Kota, Kamis (30/4) menggelar unjukrasa ke Kantor Pemprov Sumsel dan mendatangi Pusat pasar swalayan di Kompleks Palembang Square (PS). Mereka menilai harga jual sembako jauh lebih murah dibanding harga di pasar tradisional sehingga pasar tradisional kehilangan pembeli dan pedagang pemodal kecil mengalami kerugian.

Koordinator Aksi Arifin Kalender dalam orasinya di depan pintu masuk gedung Pemprov Sumsel mengatakan, kehadiran pasar swalayan di Palembang secara tidak langsung mematikan pedagang pasar tradisional. Terlebih dalam persaingan harga jual produk, terkadang justru lebih murah sehingga pedagang kecil kalah bersaing.

“Dalam semua hal kami kalah. Mereka pemodal besar, bangun pasar dengan pendingin ruangan dan gedung mewah sehingga menyedot pembeli,” katanya.

Arifin Kalender mengajak semua masyarakat untuk membantu petani dan pedagang lokal dengan membeli barang dagangannya di pasar-pasar tradisional.

Keinginan pedagang ingin bertemu dengan Alex Noerdin tidak terwujud lantaran gubernur sedang berada di gedung DPRD Sumsel mengikuti sidang istimewa sehingga warga dan pedagang K5 hanya berorasi dan menerikkan yel-yel.

Saat ditanya wartawan, Alex mengatakan, kebijakan pembangunan mall dan pasar swalayan modern di Palembang sudah tidak lagi diterbitkan karena pasar swalayan yang ada dirasakan sudah cukup.

“Kalau pun ingin menambah, harus dilakukan survei dahulu kelaikannya. Namun, beberapa pasar tradisional yang tadinya terkesan kumuh sudah diperbaiki sehingga terkesan modern dan tampilan pasar lebih baik,” kata Alex Noerdin. (sripo/Fatur)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: