KPU Sumsel akan evaluasi Kinerja KPU Kabupaten/Kota

PALEMBANG – Pasca Pemilu Legislatif 2009, KPU Provinsi Sumsel bakal melakukan evaluasi terhadap kinerja dari KPU kabupaten/kota dan jajaran dibawahnya. Diperkirakan akan terjadi perombakan keanggotaan penyelenggara pemilu.

Hal itu dikatakan oleh anggota KPU Provinsi Sumsel Ong Berlian. Menurut Ong, beberapa KPU kabupaten/kota yang dinilai perlu dievaluasi adalah Banyuasin, Lubuklinggau, OKU, OKU Selatan dan juga Palembang. Hal itu dinilai dari kinerja ketika melakukan rekapitulasi penghitungan suara Pemilu Legislatif 2009.

Soal hambatan dikatakan bahwa terkait dengan bantuan fasilitasi pemerintah terhadap KPU kabupaten/kota. Bantuan fasilitasi dari pemerintah daerah dibutuhkan oleh KPU kabupaten/kota untuk pelaksanaan pemilu legislatif lalu.

Sementara itu mengenai penetapan jumlah kursi setiap parpol serta calon terpilih, menurut Ong bakal dilaksanakan pertengahan Mei 2009. Setiap tingkatan lembaga legislatif bakal ditetapkan secara terpisah.
Ong menjelaskan , khusus untuk DPRDProvinsi Sumsel akan dilakukan tanggal 17-18 Mei 2009 oleh KPUProvinsi Sumsel. Sedangkan untuk DPRDkabupaten/kota ditetapkan tanggal 15-17 Mei 2009 oleh KPUkabupaten/kota. Dan untuk DPRRI dan DPDRI ditetapkan oleh KPU pada tanggal 19-20 Mei 2009.

“Untuk pelantikan anggota DPRDProvinsi Sumsel dijadwalkan bulan Agustus 2009 mendatang,” kata Ong.

Saat ini seluruh rekapitulasi penghitungan suara untuk DPRDProvinsi Sumsel telah tuntas. Rekap terakhir yakni dari OKUSelatan telah dituntaskan oleh KPUProvinsi Sumsel. (Sripo/Jon)

  1. saya sering mendengar kata “akan”. akankah ini terlaksana? atau hanyalah judul berita?

  2. KPU MEMBLE!! GANTI SEMUA ANGGOTANYA

    Pemilu ialah saluran penting bagi pembimbing demokrai Indonesia di 5 tahun mendatang. Dan dari sekian banyak kisah dalam kehidupan demokrasi, yang mengambil peranan penting adalah KPU. Oleh karena itu KPU menepati urutan pertama dalam segala rumusan kesalahan. KPU bertanggung jawab atas segala kesalahan yang di buatnya.

    KPU, lembaga independen di tunjuk pemerintah dalam penyelenggaraan pemilu. Dalam pergaulan sehari-hari ia menjadi poros demokasi. Masyarakat menaruh harapan besar pada KPU.

    Berhari-hari, hingga berbulan-bulan, KPU bekerja. Sekian lama, waktu yang dibutuhkan tapi yang terjadi jauh dari sempurna. Mulai kisruh DPT, tertukarnya surat suara, ketidak independenan KPU membuat tanda tanya besar dalam masyarakat. Ada apa dengan KPU??? KPU tidak becus menyelenggarakan pemilu. KPU tidak bercermin dari kesalahannya yang lalu.

    Oleh karena itu , aku berharap semoga presiden memberi peringatan keras dan memecat semua anggota KPU. Sebelum kita semua celaka karena nya.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: