Antisipasi Flu Babi, transaksi jual beli dihentikan

PALEMBANG – Pemerintah Kota Palembang akan memperketat peredaran daging yang akan masuk ke Palembang. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran flu babi yang saat ini sudah menyerang beberapa Negara.

Kepala Dinas Peternakan Kota Palembang, Masriadi mengatakan, pemantauan ini bekerjasama dengan pihak Balai karantina. Sejauh ini pihaknya juga belum menerima petujnjuk dari pusat perihal keterangan resmi mengenai flu babi. namun pihaknya mewaspadai agar penyakit ini tidak menyebar ke Palembang.

Dia juga mengatakan pihaknya sudah menyiagakan 7 orang dokter hewan untuk memeriksa hewan-hewan berkaki empat. Selain itu pihaknya juga sudah menyiapkan ribuan desinfektan yangsudah disebar ke pasar-pasar dan rumah potong hewan di Palembang.

Sementara ,Pemerintah Propinsi Sumatera Selatan hari ini secara resmi menghentikan transaksi jual beli babi. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi peredaran daging babi di wilayah ini. Menurut Kepala Dinas Peternakan Sumsel, Asrilazi Rasyid hal ini juga sesuai dengan surat dari pemerintah yang meminta daerah mengawasi peredaran daging babi menyusul serangan flu babi ke beberapa negara. (Burman/Fatur)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: