Arumba Udjo “Angklung Rasa Jazz”

JAVA JAZZ HARI KE-2
img_3485

Java Jazz 2009 hari ke-2 Sabtu 7 Maret ,pintu masuk sudah dibuka mulai pukul 14.00 dimana di Terrace Stage & VIP Parking Area penonton sebelum masuk gedung utama JCC sudah disuguhi dengan penampilan dari “Apple Pine” kelompok yang berasal dari Klab Jazz sebuah komunitas jazz di Bandung.Selanjutnya pada waktu yang bersamaan di Masima dan Lobby Stage 1 tampil “Endah & Resha bersama Animo” dari Bali serta “JDS”
Perhatian penonton sempat terfokus di hari ke-2 di Food Area,karena disini tampil sebuah kelompok asal Amerika yaitu “Student Loan” band ini membawakan beberapa komposisi beraliran bluegrass/newgrass non elektrik.Grup ini terdiri dari Chad Kimbler (mandolin/vocal),Liz Chibucos (gitar/biola/vocal),Mark Gerolami (banjo/gitar/vocal) dan Julio Appling (bas/vocal) kedatangan mereka di Java Jazz ternyata sebagai bagian dari keterlibatannya dalam US State Department and Jazz.

img_3506

Pada puku 17.00 penonton banyak terpusat di pertunjukkan “Harvey Mason Quartet” drummer yang terkenal ini sering mengiringi James Brown,Herbie Hancock,Sergio Mendes hingga London Symphony Orchestra.Publik pecinta jazz Indonesia lebih banyak mengenalnya sebagai drummer grup Fourplay.Penampilan mereka sangat impresif terutama saat masing-masing personil menunjukkan kemampuannya dalam solo alat-alat musik yang dimainkannya.
Yang menarik tentu penampilan “Kamal Musallam” permainan gitarnya paduan gaya George Benson,Al Dimeola serta pengaruh Rahabani dan Farid al Atrach.Sebagai orang Timur Tengah, Kamal Musallam ternyata lama mendalami ilmu musiknya di Eropa yaitu Perancis.Penampilan Kamal di Java Jazz didukung oleh Rony Afif dan Elie Afif dari Lebanon,Mounir Troudi dan Nawefel Manaa dari Tunisia dan Dan Trummell asal Amerika.
Dengan konsep world music Kamal memadukan irama timur tengah atau lagu tradisional Arab dengan sentuhan jazz sehingga terasa unik sajian musiknya.
Hari ke-2 Java Jazz pecinta jazz terlihat sejak awal sudah memenuhi stage di Exhibition Hall B dimana tampil kelompok yang punya banyak penggemar di Indonesia, mereka adalah “Chieli Minucci & Special EFX” ,Chieli sendiri dikenal luas juga sebagai composer lagu-lagu televisi,termasuk program yang familiar di Indonesia yaitu Dora The Explorer.Dengan kelompoknya Special EFX membius dan memuaskan dahaga jazz lover yang suka dengan konsep fusion dan jazzrock karena komposisi itulah yang dominan dibawakan.

img_3452

Special show hari ke-2 menampilkan kembali “Jason Mraz” yang tetap saja mampu memukau para anak muda yang mendominasi Plenary Hall.Sedang special show lainnya ada “Laura Fygi”.Penyanyi yang banyak sekali pecintanya di Indonesia ini memang termasuk produktif dalam merilis album,Album ke-11 nya ‘Rendez-Vous’ masih menonjolkan daya pikat dari karakter suaranya.Dan Laura Fygi menunjukkan itu dalam perfomance-nya
Dengan basic vokalis klasik dan pernah gabung dengan grup paling terkenal di Belanda Centerfold menjadi kekuatan tersendiri dalam setiap olah vocal penghayatan dan improvisasi dari setiap lagu yang dibawakannya yang lebih tertuju pada lagu-lagu standart dari Great American Songbook yang khas kadang dibawakan dalam bahasa ibunya,Perancis.Penonton banyak memberi applaus setiap kali Laura menyanyikan lagunya dengan suara empuk dan bening menyejukkan hati.

img_3516

Salah satu artis soul yang ditunggu penampilan di hari ke-2 adalah “Oleta Adams” yang tampil di assembly 3 stage.Dibesarkan dengan musik gospel.Oleta Adams menunjukkan kepiawaiannya di public Java Jazz sebagai penyanyi berkelas untuk jenis gospel,soul,R & B serta Jazz.Ruangan penuh sesak,karena memang baru pertama kali inilah Oleta datang ke Indonesia,terlihat beberapa penonton ikut bernyanyi hafal dengan lirik-lirik lagunya.

img_3475

Dari sisi jumlah penonton hari ke-2 Java Jazz dipadati hampir 30 ribu penonton.Dan Fokus untuk musisi dalam negeri layak diberikan kepada sebuah kelompok yang berasal dari Jawa Barat yaitu “Arumba Udjo” karena grup ini mengusung musik dan sound yang unik yaitu memadukan alat-alat khas sunda angklung,kendang,suling dengan elektrik sound dengan membawakan komposisi jazz yang sangat menarik dan mereka mampu berkomunikasi dengan penonton ditengah-tengah lagu membuat joke-joke segar.Masing-masing individu dari personil Arumba Udjo memang mempunyai skill yang menawan dalam memainkan angklung dalam konsep jazz.Dan yang menarik sebagai quest mereka dibantu “Candil” vokalis yang punya karakter suara ngerock, dan membuat semakin kaya warna dalam kolaborasi musik tradisional,jazz dan vocal rock yang kental.(Eko Adji)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: