Emas Sentuh Rp 2 Juta per Suku

PALEMBANG – Dalam dua hari terakhir harga emas di pusat penjualan emas di Jl Rustam Effendi dan Beringin Janggut Palembang meroket hampir menyentuh Rp 2 juta per suku (setara dengan 6,7 gram). Melambungnya harga tersebut, membuat permintaan akan emas mengalami penurunan antara 20-30 persen dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.

Pegawai Toko Anda, Riki menuturkan Selasa lalu harga emas di berada dikisaran Rp 1,85 juta belum termasuk ongkos upah, namun hari Rabu kemarin harga terus menguat dikisaran Rp 1,87 juta per suku. Jika ditambahkan upah Rp 100.000, maka total harga emas di pasar Rp 1,97 juta per suku. “Harga memang banyak mengalami perubahan. Permintaan turun antara 20-30 persen. Apalagi pada hari Selasa dan Rabu ini,” ungkap Riki, Rabu (11/2).

Menurut dia, bulan Januari lalu harga emas masih berada kisaran Rp 1,65 juta hingga Rp 1,8 juta. Tetapi dua hari terakhir harga mendekati Rp 2 juta per suku atau Rp 1,97 juta per suku. Ketika ditanya apa menyebabkan harga emas tersebut naik, Riki menjelaskan ada beberapa faktor yang membuat harga logam mulai itu naik yakni permintaan dunia yang meningkat dan tingginya nilai tukar dolar AS terhadap rupiah.

Hal senada dijuga dikatakan Aming pemilik toko emas Alam Emas. Dikatakannya harga Rp 1,87 jutaan belum termasuk upah dan tergantung dari model dan motif, sedangkan harga beli emas jauh lebih murah dibandingkan harga jual yakni berkisar Rp 1,8 juta, harga itu bukan harga mati sebab harus melihat barang yang ditawarkan. “Permintaan biasa-biasa saja. Tidak ada kenaikan, mungkin karena krisis,” tegas Aming.

Pantauan Sripo, harga logam mulia antara toko emas di sepanjang Jalan Rustam Effendi dan Beringin Janggut relatif sama antara Rp 1,85 juga sampai Rp 1,87 juta per suku belum ditambah biaya upah. Misalnya Toko Laris harga emas 24 karat dipatok berkisar Rp 1,87 juta ditambah upah antara Rp 75.000 sampai Rp 100.000 setiap sukunya. Sementara, harga emas dunia naik sebesar 1,5 dolar AS sehingga harga logam mulai itu berada dikisaran 915,7 dolar AS per troy ons.

Pangkalpinang Juga Naik
Sementara itu harga emas di Kota Pangkalpinang bertahan tinggi, karena masih menguatnya nilai tukar dolar AS terhadap rupiah. “Harga emas di pasaran lokal Pangkalpinang mengikuti harga emas pasaran internasional yang dipengaruhi nilai tukar dolar AS,” ujar pemilik Toko Emas Mulia, A Heng di Pasar Pembangunan Pangkalpinang, Rabu (11/2).

Ia menjelaskan, dalam sepekan terakhir harga emas di pasaran lokal masih bertahan tinggi, namun demikian belum ada peningkatan transaksi emas masih sepi.

“Transaksi emas masih didominasi masyarakat yang menjual perhiasan emas seperti cincin, gelang, kalung dan anting, jika dibandingkan masyarakat yang membeli perhiasan emas,” ujarnya.

Harga emas sejak Januari hingga Februari terus merangka naik dan permintaan emas cenderung menurun seiring belum stabilnya ekonomi masyarakat sejak turunnya harga bijih timah, karet, lada dan sawit.
Harga emas murni kadar 24 karat masih bertahan Rp345 ribu per gram jika dibandingkan harga pada Jumat (6/2) Rp338 ribu per gram, harga emas kadar 23 karat bertahan Rp326 ribu per gram dari harga sebelumnya Rp321 per gram.

Demikian juga harga emas kadar 22 karat masih bertahan Rp313 ribu per gram dari harga sebelumnya Rp295 ribu per gram, harga emas kadar 21 karat bertahan Rp298 ribu per gram dari harga sebelumnya Rp275 ribu per gram.

Merlin, pemilik Toko Sinar Emas mengatakan, harga emas masih bertahan tinggi, menambah sepi transaksi emas yang memang sebelumnya sudah sepi. “Permintaan perhiasaan emas sepi karena kondisi ekonomi masyarakat turun drastis, seiring hasil pertambangan dan pertanian masyarakat yang terbatas dan penurunan drastis harga komoditas akibat krisis ekonomi global,” ujarnya.

Ia berharap, ekonomi masyarakat akan normal kembali seiring mulai naiknya harga komiditas pertambangan masyarakat Bangka sehingga transaksi di Pasar Pembangunan Pangkalpinang kembali meningkat. (sripo/Fir)

Iklan
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: