Harga Karet Kualitas Ekspor Naik, Harga CPO Turun

PALEMBANG – Di tengah krisis keuangan global harga komoditi karet Sumatera Selatan (Sumsel) untuk jenis kualitas ekspor bergerak naik. Sekretaris Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo) Sumsel, Awi Aman mengatakan, harga karet kualitas ekspor SIR 20 FOB di Sumsel, dalam sepekan terakhir hingga Senin tercatat Rp18.072 per kilogram atau mengalamikenaikan dibandingharga sebelumnya Rp17.745 per kg.

Menurut Awi Aman, dalam sebulan terakhir ini harga karet kwalitas ekspor masih berfluktuasi. Harga karet pekan lalu mengalami penurunan dan beberapa hari kemudian berangsur naik. Saat harga karet di pasar internasional turun hingga  Rp17.000 per kg, para petani banyak melepas karet hasil sadapan yang disimpan di gudang karena takut harga terus anjlok.

Kenaikan harga karet tersebut juga membuat aktivitas pada sejumlah pabrik pengolahan karet di Palembang terlihat sibuk. Seperti di Kelurahan Kemas Rindo, di halaman parkir pabrik pengolahan karet di kawasan itu yang luasnya mencapai satu hektar terlihatl penuh dengan mobil truk sarat muatan karet siap dibongkar.

Berdasarkan data Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumsel tercatat nilai ekspor non migas Sumsel selama priode Januari-Juni 2008 mampu memasok devisa total 1,789 miliar dolar AS dari total nilai tersebut dihasilkan melalui 25 jenis komoditi terutama karet. Menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumsel, Drs. H.Eppy Mirza, mengatakan bahwa dari total nilai devisa yang diraih tersebut terdapat beberapa komoditi penyumbang utama antara lain karet 936,001 juta dolar AS, disusul penyumbang terbesar kedua produk kelapa sawit termasuk minyak sawit mentah (CPO) total 363,763 juta dolar.

“Penyumbang devisa peringkat terbesar ketiga adalah bubur kertas (pulp) total 132,703 juta dolar AS, serta batubara 128,356 juta dolar. Sedangkan komoditi lainnya dari total 25 komoditi rata-rata hanya menyumbang kurang dari 50 juta dolar bahkan yang terendah bubuk biji sawit hanya 1.251 dolar, “katanya.

Untuk negara tujuan ekspor non migas Sumsel selama periode Januari-Juni 2008 yang terbesar memasok devisa adalah China mencapai 394,195 juta dolar, disusul Amerika Serikat 311,769 juta dolar serta Malaysia penyumbang devisa terbesar ketiga 155,062 juta dolar AS.

Kondisi berbeda menimpa harga  minyak sawit mentah  atau CPO di pasaran  Sumsel, dalam sepekan terakhir ini cenderung turun sebagai dampak krisis keuangan global.

Data Dinas Perkebunan Sumsel di Palembang, Senin (27/10) harga CPO tercatat Rp5.035,21 per kilogram (semester I Oktober ) dan semester II di bulan Oktober 2008 terjadi penurunan menjadi Rp5.020 per kg. Selain CPO, buah kelapa sawit dalam bentuk tandan buah segar (TBS) pada priode yang sama juga terjadi penurunan dari Rpl.004,15 per kg menjadi hanya Rp989,12 per kg.

Kepala Dinas Perkebunan Sumsel, Samuel Khotib sebelumnya mengatakan bahwa harga tersebut berdasarkan kesepakatan antara pihak pengusaha perkebunan kelapa sawit dengan dinas instansi terkait yang ditetapkan dalam rapat rutin setiap bulan. “Rapat antara pihak pengusaha perkebunan dengan dinas instansi terkait tersebut dimaksudkan agar penetapan harga CPO dan TBS sama-sama tidak dirugikan terutama para petani,” katanya. (Rep/Fir)

Iklan
    • risno
    • Februari 23rd, 2010

    kami petani karet desa pelajau banyuasin 3 kab. banyuasin merasa resah, karena pemerinta kab. tidak mempasilitasi warga dalam usaha penjualan hasil geta aret, sehingga banyak di jumpai para tengkulak2, yang pada akhirnya merugikan petani karet. pak amirudin inut tolong perhatikan petani karet

    • solihin
    • Oktober 29th, 2010

    para petani karet merasa sngat kurang di perhtikan di desa bandar agung . terutama oleh pemerintahh, shingga para petani sering menjual hasil sadapan sangat murah. dan tidak adanya campur tangan dari pemerintah , sehingga para tenggkulak seenaknya sendiri mematok hargaaaaa…

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: