PALEMBANG – Rudi, narasumber HP DOT COM, mengemukakan bahwa memang masalah yang sering dihdapi PDA adalah mengalami macet “not responding”. Yang seringkali terjadi adalah seringnya user menambah program aplikasi/game. “Selain terus melakukan penambahan, user pun lupa atau tidak mau menghapus koleksi yang lama.” Untuk itu, Rudi memberi masukan untuk menyimpan aplikasi/game didalam Storage/Memory Card.
Masalah lainnya adalah user terlampau sering meng-aktif/non-aktif-kan fasilitas bluetooth/ infrared/ WLAN. “Tipsnya adalah jangan lupa menghapus history hot spot yang tersimpan agar performa PDA baik”. Terlalu sering / lama mengaktifkan fasilitas WLAN seringkali menghasilkan panas. Panasnya membuat suhu PDA naik sehingga komponen lainnya juga ikut terpengaruh panas.
Selain itu, user juga diharapkan untuk jangan terlampau sering mematikan total (shutdown) PDA baik dengan tombol on/off apalagi mengganti-ganti sim card ketika fungsi PDA masih dalam keadaan available. “User seringkali melupakan hal-hal kecil, padahal hal sepele bisa berakibat pada kerusakan besar”.
Dan yang benar-benar harus dihindari adalah untuk tidak membiarka PDA kehabisan baterai, atau usahakan power baterai minimal tersisa 25-50%. Akibatnya jika sampai mati total, yang mungkin bakal terjadi ialah sama, PDA mungkin tidak bisa dihidupkan lagi. Dan user akan kehilangan data-data yang tersimpan di dalam PDA nya (vira)
Komentar Terakhir