Palembang Jazz Festival 2009

2 12 2009

Bagi pencintanya, musik jazz sudah menjadi bagian dari gaya hidup mereka. Namun sampai dengan saat ini, musik jazz masih terus berusaha menyentuh semua lapisan masyarakat, di tengah anggapan bahwa musik ini adalah musik yang diperuntukan untuk orang orang kaya dan kaum berpendidikan saja.

Ada banyak hal yang dilakukan oleh musisi dan komunitas musik ini, untuk membuat Jazz lebih dikenal dan diterima oleh golongan masyarakat manapun,seperti yang dilakukan oleh TRIJAYA Palembang, Palembang Jazz Community dan Palembang Indah Mall dalam Event yang bertajuk Palembang Jazz Festival 2009.

Event ini bukan event jazz yang pertama diadakan di Palembang, Trijaya Palembang sendiri sebelumnya sudah pernah mengadakan event event serupa dengan menghadirkan musisi musisi jazz ibukota, sebut saja Beben Quartet, Harry Toledo, Balawan, Nita Artsen dan kali ini Otti Jamalus and friend.

Kelompok JAZZIER dengan vokalisnya Gio Novran


Palembang Jazz Festival yang diadakan, selasa, 1 Desember 2009 di Atrium Palembang Indah Mall tersebut dihadiri oleh cukup banyak pengunjung dan penikmat jazz. Acara dimulai pukul 16.00 wib, diawali dengan Music Clinic bersama Otti Jamalus and friend. Para peserta pun antusias sekali memberikan pertanyaan pertanyaan seputar kemampuan berolah vokal, teknik gitar, bass dan drum kepada masing masing personel. Peserta yang sebagian besar adalah anak anak muda yang masih duduk di bangku sekolah menengah melontarkan pertanyaan yang tidak bisa di terka sebelumnya, seperti “bagaimana cara memiliki suara yang bagus”. Dan tentu saja pertanyaan ini dijawab dengan senang hati oleh musisi musisi yang juga mengelola sekolah musik tersebut. Sesi music clinic ditutup dengan Trik Agar Bisa menembus label Rekaman, oleh Anggiat Kalsum atau yang lebih dikenal dengan DJ Anggie.

OTTI JAMALUS QUARTET (yance manusama,desca,tio)


Apakah acaranya hanya itu?
Palembang Jazz Festival 2009, dimeriahkan juga oleh penampilan dari band band lokal, seperti Lazetta, Jazzier, Pure Accoustic dann Krucaraka. Mereka membawakan lagu lagu jazz ringan yang disukai oleh para pengunjung sehingga Palembang Indah mall juga di ramaikan oleh tepuk tangan yang meriah. Selain band, Permainan Biola, Adi serta tangan tangan lincah ayu pada tuts keyboard mengundang decak kagum para pengunjung Palembang jazz Festival 2009.

OTTI JAMALUS QUARTET feat DELIA (ECOUTEZ)


Hari menjelang malam, suasana semmakin semarak. Tepat pukul 19.30 wib, Ott Jamalus and Friend menunjukkan kekompakan mereka memainkan musik musik Jazz Pilihan. Beberapa lagu, seperti Orange Colored Sky, mereka bawakan dengan sangat sempurna dan membuat terpukau penonton yang hadir. Acara yang juga disiarkan secara Live di radio Trijaya palembang ini, bertambah seru, dengan dipanggilnya Delia, Vocalist Ecoutez yang saat itu kebetulan sedang berada di PIM Palembang. Penampilan dadakan Delia dengan lagu Prahara Cinta menambah lenngkap perhelatan Jazz di Palembang di penghujung tahun 2009. Semoga Tahun depan rangkaian acara serupa bisa kembali dinikmati oleh masyarakat kota Palembang dan dapat menghibur para pencinta jazz, komunitas jazz dan masyarakat penikmat musik secara umum. Sampai jumpa di event jazz selanjutnya (dinnaherly)





PALEMBANG JAZZ FESTIVAL 2009 “WHEN JAZZ IS A PART OF HUMAN BEING”

1 12 2009


Sebagian dari kita bisa jadi menganggap bahwa jazz adalah aliran musik yang sulit dipahami sehingga sulit pula untuk diminati. Ritme yang tidak konstan, cenderung berubah dan memang tidak mudah ditebak adalah komposisi yang ada dalam jazz. Sulit untuk menolak fakta terebut, karena jazz memang begitulah adanya. Jazz adalah musik improvisasi. Jazz mengandung banyak sekali ekspresi. Ekspresi adalah sifat manusia yang hampir niscaya. Sedih, gembira, suka atau bahkan merasa hampa adalah bentuk-bentuk ekspresi tersebut, hal yang tak bisa dilepaskan dari manusia. Untuk itulah, kali ini, Palembang jazz community mengusung tema ‘JAZZ IS A PART OF HUMAN BEING’.

Palembang jazz community dan Radio Trijaya 87.6 FM secara berkesinambungan akan konsisten memperkenalkan jazz di Palembang. “Musik ini memiliki filosofi yang sangat baik untuk para musisi di Palembang untuk berekspresi. Seperti awal lahirnya jazz yang merupakan sikap ingin lepas dari penjajahan, jazz memberikan keleluasaan bagi para musisi untuk memanifestasikan emosi ke dalam suara-suara yang indah,” Ujar Adji Soebiantoro, Operational Manager Radio Trijaya 87.6 FM. Seperti sebelumnya juga, Palembang jazz festival kali ini tetap diadakan di Palembang Indah Mall (PIM), hal ini karena Palembang Indah Mall memiliki visi sama, yakni memberikan ruang yang luas bagi perkembangan musik jazz di Palembang. Marketing and Promotion PIM, Aki Redo mengatakan, ”Jazz merupakan musik yang pas untuk PIM, pengunjung PIM adalah kalangan yang mengerti bahwa musik harusnya menjadi ekspresi yang membebaskan.”

Dipilihanya mall sebagai tempat diadakannya acara ini juga bertujuan agar semua masyarakat dapat menyaksikan pagelaran ini secara gratis. ”Menghilangkan kesan bahwa jazz itu hanya untuk kalangan tertentu sehingga acara Palembang Jazz Festival, kerap diadakan di mall,” ujar Ketua Palembang Jazz Community, Zaenal Hanani. Sementara itu, pihak-pihak yang sebelumnya selalu menjadi pendukung acara Palembang Jazz Community yang sudah diadakan sebanyak lima kali, tetap memberikan dukungan terbaiknya, yakni Wartajazz.com dan Jazzuality.com.

’JAZZ IS A PART OF HUMAN BEING’ ini tentunya juga akan terus melakukan perbaikan dalam pagelarannya sehingga dapat menjadi sebuah pertunjukan alternatif yang memberikan manfaat. Adji mengatakan ”Setelah Trijaya 87.6 FM bersama para sponsor lain menghadirkan Beben, Harry Toledo, Balawan dan Nita Artsen, kami tentu belajar banyak dari pertunjukan sebelumnya, bagian mana yang harus dikurangi atau bagian mana yang harus ditingkatkan, semuanya dilakukan agar kami selalu dapat menghadirkan pertunjukkan yang saat orang balik ke rumah, meninggalkan kesan yang enak.”

PALEMBANG JAZZ FESTIVAL 2009, Selasa 1 Desember 2009 di Atrium PIM akan dimulai pada pukul 16.00 WIB hingga selesai. Konsep perpaduan Music Clinic dan Live Performance dari band dan musisi di Palembang seperti New Orleans, Erchink, Pure Acoustic, Jazzier, Blue Drive, Ayu and Father dll akan mengawali acara ini sebelum OTTI JAMALUS and YANCE MANUSAMA QUARTET akan memberikan suguhan terbaiknya di puncak acara untuk para pecinta jazz di Palembang. ”Otti and Yance bersama quartetnya sendiri yang akan langsung memberikan music clinic nya, seperti festival jazz yang kami adakan, bintang tamu akan membocorkan tips manggungnya dan kasih coaching, gimana main musik yang pas dan enak,” ujar Adji.

PALEMBANG JAZZ FESTIVAL 2009 ini diharapkan akan menjadi embrio diselenggarakannya Palembang Jazz festival tahun depan dengan meningkatkan skalanya dari berbagai segi, untuk itu, Palembang jazz community akan menggandeng Universitas Sriwijaya dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam melahirkan sebuah festival yang sebetulnya sudah sangat menjamur di Pulau Jawa.

Palembang Jazz festival 2009 terbuka untuk siapa saja, begitu pula music klinik yang akan langsung diberikan oleh bintang tamu, Otti Jamalus & Yance Manusama beserta Quartetnya dari Jakarta, terbuka untuk umum secara gratis. Selain itu, festival ini juga memberikan kesempatan bagi band dan musisi di Palembang untuk unjuk kebolehan.

Untuk informasi lebih lanjut hubungi :

Lili Zarni – Account Executive Radio Trijaya 87.6 FM
HP/Email : 0815 620 37 68 lili.zarni@yahoo.com

Vira – Corporate Communication Radio Trijaya 87.6 FM
HP/Email : 0812 732 57 68 vira_trijayafm@yahoo.com





” PALEMBANG JAZZ FESTIVAL 2009 “

18 11 2009

” PALEMBANG JAZZ FESTIVAL 2009 “

Palembang Jazz Community dan Radio Trijaya 87.6 FM serta PIM- Palembang Indah Mall didukung wartajazz.com dan Harian Umum Berita Pagi kembali akan menggelar kegiatan rutin pertemuan pecinta jazz di Palembang dan sekitarnya.

Setelah beberapa waktu lalu menghadirkan Beben,Harry Toledo,Balawan dan Nita Aartsen sebagai bintang tamu.Untuk acara kali ini yang diberi label PALEMBANG JAZZ FESTIVAL 2009 akan menampilkan OTTI JAMALUS AND FRIENDS.

Acara ini akan berlangsung Selasa, 1 Desember 2009 mulai pukul 16.00 s/d 22.00 WIB di PIM yang merupakan salah satu mall terbesar di Palembang. Menurut Acil manajer promo dari PIM mengatakan bahwa mallnya memang sengaja secara serius membidik segmen jazz dan selalu memfasilitasi kegiatan dari Palembang Jazz Community.

Acara ini mengusung konsep perpaduan Music Clinic dan Live Perfomance dari band-band jazz di Palembang.Music Clinic rencana yang akan menjadi trainer adalah OTTI JAMALUS AND FRIENDS dari Jakarta.Sedangkan Live Perfomance akan menampilkan beberapa kelompok jazz dari Palembang seperti New Orleans,Erchink,Pure Acoustic,Jazzier,Blue Drive,Ayu and Father dll.

Zaenal Hanani selaku Ketua dari Palembang Jazz Community memberikan komentar bahwa kenapa selalu diadakan di Mall, hal ini dimaksudkan untuk lebih mendekatkan jazz ke segala lapisan masyarakat.Sehingga selalu acara ini bersifat gratis tidak dipungut biaya.

Music Clinic sendiri akan diadakan pada pukul 16.00-17.00 diikuti para pemain band perwakilan dari SMP,SMA dan Universitas serta Sekolah Musik di Palembang dengan pemberi materi pemain piano/vokalis OTTI JAMALUS dari Jakarta.Dan Music Clinic juga terbuka buat siapa saja dan gratis yang mau ikut bisa langsung datang ke PIM Palembang.

Puncak acara akan menampilkan OTTI JAMALUS AND FRIENDS yang akan live performance dan acara ditutup jam session dengan Palembang Jazz Community.

Sementara itu Adji public relation dari Palembang Jazz Community sekaligus Operation Manager Radio Trijaya 87,6 FM Palembang berkomentar bahwa event ini menjadi embrio untuk Palembang Jazz Festival tahun depan yang rencana akan dibuat lebih besar skalanya dengan melibatkan pihak Universitas Sriwijaya dan Pemerintah Propinsi Sumatera Selatan.

Siapa yang mau gabung grup band jazz yang mau tampil,bisa segera menghubungi Palembang Jazz Community di 0711-8409898 atau 0818296859 ( ADJI )





Talkin Jazz “Nita Aartsen Quatro” di Palembang

23 05 2009

TALKIN REVISI SABTU 2 copy
Palembang Jazz Community dan Radio Trijaya 87.6 FM serta PIM- Palembang Indah Mall didukung Wartajazz.com, akan kembali menggelar kegiatan rutin pertemuan pecinta jazz di Palembang dan sekitarnya.
Acara diberi label TALKIN JAZZ dalam rangka ultah ke-3 Trijaya Palembang.

Acara ini mengusung konsep perpaduan talk show dan Jazz performance. Dalam talk show akan mengangkat tema life style dengan narasumber yang berkompeten. Sedangkan Jazz performance akan menampilkan beberapa kelompok jazz dari Palembang seperti New Orleans, Erchink, Pure Acoustic, Locotoum dll.

Acara akan digelar pada hari Sabtu, 23 Mei 2009 mulai jam 11.00 s/d 22.00 di PIM-Palembang Indah Mall. Buat para pecinta musik khususnya jazz dipersilakan datang, karena acara gratis alias tidak dipungut biaya.

Sedangkan Music Clinic akan diadakan pada pukul 18.00-19.00 diikuti para pemain band perwakilan dan SMP, SMA dan Universitas serta Sekolah Musik di Palembang dengan pemberi materi pemain piano Nita Aartsen dari Jakarta.

Puncak acara akan menampilkan NITA AARTSEN QUATRO yang akan live performance selama 90 menit terbagi dalam 2 session, masing-masing live performance 45 menit diselingi penampilan dari Palembang Jazz Community.

Nita Aartsen Quatro terdiri dari Nita Aartsen (piano) Iwan Wiradz (percussions), Christian Dharma (bass) dan Steve (vokal). Kehadiran mereka di Palembang sekaligus dalam rangka promosi album terbaru Nita Aartsen bertajuk All Nite Out.

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Palembang Jazz Community/Radio Trijaya 87.6 FM Jl.Hang Jebat No.11 Telp. 0711-319191/321040 Fax. 0711-314131 atau Hp. 0818296859 dengan Adji





Bass & Me ‘Harry Toledo’ Di Palembang

27 02 2009

Hari ke-2 Sound Of Jazz
harry-toledo-1
Palembang Jazz Community bekerjasama dengan Radio Trijaya 87.6 FM dan PIM-Palembang Indah Mall sengaja menggelar event ini di mall dengan tujuan agar tersosialisasi ke semua kalangan sehingga jazz lebih memasyarakat dan dapat diterima di semua segmen baik dari sisi usia maupun tatanan ekonomi.
Hari ke-2 Sound Of Jazz dimulai tepat jam 5 sore dengan menampilkan sekelompok anak muda baya usia yang tergabung dalam kelompok THE MOVIE.Mereka lebih menonjolkan warna akustik dalam aransemen musiknya, beberapa lagu jazzy dibawakan dan mendapat applaus dari pengunjung mall.Pada komposisi ‘More Than Word’ sang vokalis The Movie yaitu Utie cukup impresif dalam improvisasi vokalnya,ditunjang karakter vocal yang serak agak berat.Beberapa request dari pengunjung mall juga dibawakan seperti pada lagu ‘Kasih’.
Berikutnya adalah session History Of Jazz yang dipandu oleh Adji dari Radio Trijaya 87.6 FM dengan ditemani oleh temen-temen dari Palembang Jazz Community yang tergabung dalam New Orleans. Diawali dengan 2 lagu yang dimainkan New Orleans yaitu ‘Selalu Denganmu’ dan ‘Careless Wishper’. Setelah itu Adji menjelaskan kepada pengunjung mall tentang awal mula lahirnya musik jazz mulai dari musik blues,ragtime,swing,be bop hingga ke electric jazz mulai fusion,R & B,Acid/Nujazz dll.
Dengan masing-masing era dalam sejarah jazz diberikan contoh permainan musiknya oleh New Orleans.Penonton dan pengunjung mall semakin rame dan mulai interest dengan memperhatikan dengan seksama sejarah musik jazz dengan contoh format musiknya.Pada waktu menjelaskan sejarah jazz sampai pada format bossanova atau samba ada request dari penonton yang meminta lagu ‘Quando Quando’, akhirnya lagu itu dimainkan oleh New Orleans dengan irama tsb.Dijelaskan juga bahwa jazz identik dengan improvisasi sehingga sebuah lagu pop,rock bahkan dangdut sekalipun bisa dimainkan dengan format nge-jazz kali ini lagu pop dari the massive dimainkan secara swing oleh temen-temen dari New Orleans selain juga menyanyikan 1 buah lagu request lagi dari pengunjung mall yaitu ‘Esok Masih Ada’
Berikutnya dibuka session jam session di antara musisi yang tergabung dalam Palembang Jazz Community.Kali ini yang tampil adalah Cacan (bass), Epri (gitar), Benny (piano), Alvin (Drum) ,sosok Alvin ini masih kelas 3 SMP dan permainan drumnya cukup memukau.Masing-masing memainkan solo improvisasi dengan alat musiknya dan terakhir jam session ditutup dengan sebuah komposisi bertajuk ‘Love Games’
Satu lagi yang tergabung dalam Palembang Jazz Community adalah anak-anak dari Priskila Music yang rata-rata masih duduk dibangku SD dan SMP.Salah satunya adalah yang punya nama Monica , cewek yang masih duduk kelas 6 SD ini membawakan solo piano sebuah komposisi berjudul ‘Hongky Town Piano Ray’.Disusul dengan penampilan solo piano berikutnya oleh Nirmala yang masih kelas 2 SMP dengan komposisi ‘The Bucanners’

harry-toledo-2
Puncak performance hari ke-2 Sound Of Jazz diisi oleh penampilan Harry Toledo And Friend.Ini adalah kedatangan Harry Toledo kedua kalinya di Palembang, kali ini personil lain yang dibawa adalah anak-anak muda dari beberapa komunitas jazz di Jakarta seperti Komunitas Jazz Kemayoran ada nama Roberto (piano) yang sejak SD sudah menekuni piano serta Rozen (gitar) yang sangat mengidolakan Scot Henderson, kemudian Timur (drum) yang sering datang ke beberapa komunitas di Jakarta, mereka inilah yang diajak main Harry Toledo di Palembang di acara Sound Of Jazz.Harry Toledo And Friend mengawali penampilan dengan sebuah komposisi fusion.Di sela-sela beberapa komposisi yang dibawakan Harry Toledo mengatakan senang bisa main lagi di Palembang, dan yang ke-2 ini juga sangat special karena dia bawakan beberapa komposisi yang nantinya akan ada di album barunya yang diberi label ‘Bass And Me’ yang rencana akan dirilis Awal April 2009 mendatang bersama Jakarta Jazz Community di daerah Jakarta Selatan.
Yang banyak mendapat applaus dari penonton adalah saat Harry Toledo membawakan 2 buah lagu dari album Soul Emotion Bass 3 dimana untuk pemain pianonya adalah Rico,seorang pianis cilik yang masih duduk di bangku SMP dari Palembang Jazz Community salah satu lagunya adalah ‘Seize The Day’ dan ‘Say Aku Menunggumu’.Harry Toledo juga membawa 2 orang vokalis cewek dan cowok.Harry Toledo sendiri memainkan 2 alat bass, untuk beberapa lagu session awal memainkan bass yang lebih banyak menonjolkan teknik permainan ‘Walking’ sedang session berikutnya memakai alat bass yang banyak menonjolkan teknik ‘Coper’ seperti komposisi ‘I Love Your Smile’.Harry Toledo sekali lagi menyiratkan kepeduliannya terhadap potensi musisi lokal dengan mengajak vokalis asal Palembang untuk menyanyi diiringinya yaitu ‘Didi’ yang mempunyai vocal dan teknik menyanyi seperti Al Jarreau yang bernyanyi dengan 1 buah lagu ‘Overjoyed’. Di komposisi akhir Harry Toledo menunjukkan skill luar biasa permainan cepat bass-nya dengan posisi duduk bass direbahkan layaknya piano, dia betot senar bas serta tekan dan pukul senar bass sehingga mengeluarkan bunyi-bunyian yang unik.(Eko Adji)





Mie Goreng Cap Jay ‘BALAWAN’ Di Palembang

27 02 2009

Hari ke-1 Sound Of Jazz
balawan-1
Sound Of Jazz sebuah acara pertemuan rutin bulanan yang diadakan oleh Palembang Jazz Community dan Radio Trijaya 87.6 FM serta didukung oleh PIM-Palembang Indah Mall pada hari Kamis, 19 Februari 2009 membuat atmosfer suasana benar-benar terasa nge-jazz di mall.Acara yang dimulai sejak siang ini diseeting dengan stage/panggung yang cukup luas 10 x 6 meter ,di pojok kanan belakang ada kursi untuk session ngobrol santai soal jazz serta kanan dan kiri stage ada layar LCD monitor yang pada awal acara memutar rekaman-rekaman video jazz terutama hasil rekaman video liputan event Java Jazz beberapa tahun sebelumnya dan ternyata ini menarik perhatian pengunjung mall yang dengan serius melihat pemutaran video-video jazz tersebut.

Acara diawali dengan penampilan LOCOTOUM ini band yang personil terdiri dari anak-anak SMP dan SMA Palembang dengan membawakan komposisi jazzy cukup menghibur penonton.Penampilan Locotoum sangat menonjol pada kualitas vokalisnya yang bernama Idris yang khas dengan topinya dan gaya pengusaan panggungnya asyik.Lagu ‘Arjuna Mencari Cinta’ milik Dewa dibawakan dengan gaya swing yang memikat.

Palembang ternyata menyimpan potensi luar biasa untuk musisi jazz mudanya ini dibuktikan dengan tampilnya Ayu Felisia siswi SMP Kamboja Palembang ini bersama sang ayah Daniel.Duo Ayah dan Anak ini membawakan beberapa komposisi jazz.

Berikutnya tampil Solo Bass dari DIAN, cowok yang aktif di Vila Cerdas Musik Palembang ini membawakan komposisi dari Jaco Pastorius serta lagu Amazing Graces yang diaransemen ulang.

Tepat pukul 17.00 suasana mall semakin rame dan semua pengunjung dan penonton terfokus pada stage karena tampilnya BALAWAN pada Music Clinic.Balawan mengawali music clinic dengan membawakan sebuah komposisi yang sangat menonjolkan permainan teknik touch style dari double neck gitarnya ditambah 1 gitar yang difungsikan main-nya seperti piano/keyboard dengan mengeluarkan suara synthesezier yang unik.Balawan ditemani Dion Wardoyo (drum ) dan Ketut Tarmadi ( bass ).

Beberapa musisi Palembang yang mengikuti music clinic lebih banyak bertanya tentang teknik permainan gitar balawan serta lebih teknis ke sound effect yang dipakai.Secara detail Balawan menjelaskan bahwa untuk melatih jari jemari dalam kecepatan memetik gitar memang harus dilatih yang pada prinsipnya permainan jari kiri dan kanan bermain bersamaan karena musik tradisional bali cuma 5 not sehingga perlu permainan ritmik dan speed dan rhythm-nya sangat perlu dieksplor.Session music clinic ditutup dengan komposisi ‘Waiting In Vain’ yang diminta peserta dibawakan oleh Balawan dengan aransemen yang unik dengan improvisasi teknik dan sound gitar serta vocal balawan dengan scat singing-nya,memadukan suara gitar dan mulut.

Kelompok Pure Acoustic tampil setelah music clinic, grup yang beranggotakan anak-anak SMA ini menghibur pengunjung mall di Sound Of Jazz dengan lagu-lagu milik Ran selain 2 komposisi karya cipta mereka sendiri yang sudah sering diputar dibeberapa radio lokal di Palembang di ajang indie label.

Berikutnya Paljazzcom tampil secara berjamsession dengan Rico dan Hanani (piano) , Epri (gitar) , Eko (bas) dan Bakar (drum) dengan musisi jazz Palembang lainnya. Komposisi instrument dibawakan paling awal yaitu The Girl From Ipanema, kemudian lagu’tersiksa’lagi’dalam aransemen jazz Funk,berikutnya Didi yang terkenal dengan teknik vocal mirip Al Jarreau tampil vocal khasnya.Disusul dengan komposisi’Hello’yang dimainkan dengan konsep swing, diakhiri dengan lagu ‘This Masquerade’

balawan-2
Puncak acara menampilkan BALAWAN TRIO , Balawan (gitar) Dion Wardoyo (drum) dan Ketut Tarmadi (bass). Teknik permainan touch style Balawan memang sangat memukau para pengunjung mall perpaduan double neck gitar yang dimainkan secara bersamaan dengan sekaligus memainkan gitar yang di setting seperti keyboard dan dapat mengeluakan bunyi-bunyian apapun sangat harmoni dalam rhythm yang dimainkan jari jemari petikan gitar Balawan.Beberapa nomer fusion/jazz rock khas Balawan mengalir dengan beberapa lagu dimainkan adalah lagu yang sudah akrab di telinga pecinta jazz seperti ‘What A Wonderfull World’ yang dimainkan secara teknik scat singing secara unik oleh Balawan.Komposisi yang berjudul unik “Mie Goreng Cap Jay” dengan ada sentuhan aransemen musik cina dipadu sesekali sound tradisional musik bali membuat lagu ini sangat khas dan banyak mendapat applaus penonton.Vokal Balawan yang menonjolkan teknik paduan suara mulut dan sound gitar yang dipetik jari jemari menjadi sajian yang sangat memukau pada lagu ‘Love’.Balawan juga memunculkan warna World Music paduan sound gamelan bali dan sound hindi musik India yang unik dimana dari gitarnya bisa ditabuh dengan tangan mengeluarkan bunyi-bunyian kendang bali dan tabla ala India serta sound sitar dari petikan gitarnya dipadu juga warna tradisional Aceh , sangat memukau memang.BALAWAN TRIO menutup performance dengan lagu ‘Janger’sangat menonjolkan kecepatan teknik touch style dari jemari Balawan pada double neck gitarnya dipadu kekhasan sound bali dan olah vocal scat singingnya.

Acara Sound of Jazz ditutup oleh Dodi Reza Alex Noerdin selaku Penasehat Palembang Jazz Community dengan memberikan penghargaan Best Perfomance untuk band jazz lokal yaitu LOCOTOUM , New Generation untuk AYU FELISIA dan Life Achievment untuk ERCHINK musisi jazz senior Palembang yang sangat berjasa dalam pemberdayaan musisi-musisi jazz di kota empek-empek ini.(Eko Adji)





Sound Of Jazz With BALAWAN TRIO

18 02 2009

Radio Trijaya 87.6 FM bekerjasama dengan Palembang Jazz Community dan PIM-Palembang Indah Mall akan mengadakan kegiatan yang diberi label “Sound of Jazz” yang direncanakan berlangsung pada hari Kamis,19 Februari 2009 mulai jam 13.00-22.00 wib bertempat di PIM-Palembang Indah Mall Lantai 1.

Acara Sound of Jazz sendiri terbagi menjadi 3 session, yaitu Session ke-1 mulai jam 13.00-17.00 adalah Jazz Contest yaitu festival/lomba grup-grup band lokal Palembang dengan ketentuan tiap grup membawakan 2 komposisi jazz bebas sedangkan pendaftaran tidak dipungut biaya, acara ini memperebutkan Trophy Dodi Reza Alex Noerdin. Session ke-2 dimulai pada jam 17.00-18.00 adalah Music Clinic dimana di acara ini akan menampilkan BALAWAN seorang gitaris yang terkenal dengan teknik tapping yaitu permainan jari jemari dalam memainkan gitar secara sangat cepat. Session ke-3 akan dimulai jam 18.00-22.00 yang akan menampilkan beberapa band dari Palembang Jazz Community seperti Pure Acoustic,New Orleans,Erchink,Paljazzcom dan acara puncak yaitu live performance dari BALAWAN TRIO.

Acara SOUND OF JAZZ sengaja diadakan di Mall secara gratis dengan maksud tujuan agar jazz menjadi semakin dikenal dan disukai semua kalangan demikian penjelasan dari Zaenal Hanani Ketua Palembang Jazz Community. Sementara itu Operation Manager Radio Trijaya 87.6 FM Palembang Adji Soebijantoro mengatakan bahwa event ini juga akan disiarkan secara langsung oleh Trijaya, karena selama ini Trijaya Palembang sendiri sangat peduli terhadap perkembangan jazz di Palembang dan mempunyai program rutin Jazz On Trijaya setiap Minggu jam 19.00-21.00 selain itu rencana juga akan disiarkan secara tunda oleh TVRI Palembang. Sementara itu Acil dari PIM menambahkan bahwa PIM-Palembang Indah Mall dari awal selalu punya komitmen untuk juga ikut mensosialisasikan jazz di Palembang yaitu dengan cara mensupport setiap kegiatan jazz yang diadakan oleh Palembang Jazz Community, karena PIM bisa dibilang sebagai mall yang pertamakali menampilkan jazz di Palembang.

Untuk info dan pendaftaran jazz contest di acara SOUND OF JAZZ hubungi :
1.Costumer Service PIM-Palembang Indah Mall Lantai dasar
2.Radio TRIJAYA 87.6 FM
Jl. Hang Jebat No.12 Palembang
TELP. 0711-319191/321040
HP. 0818296859 ( Adji )





URBAN LIVE JAZZ

6 12 2008

Pertemuan rutin bulanan kegiatan dari Palembang Jazz Community untuk bulan Desember 2008 ini dilaksanakan pada tgl 5 hari Jumat mulai pukul 17.00-22.00 di PIM-Palembang Indah Mall. Konsep ngejazz di mall memang dipilih kaitannya sosialisasi agar musik jazz di Palembang lebih banyak dikenal dan memasyarakat.

Tema Urban Live Jazz diambil yang intinya memberikan ruang gerak yang lebih luas terhadap grup-grup band maupun musisi di Palembang yang bukan beraliran jazz untuk dapat ikut tampil dan saling kolaborasi berjamsession dengan musisi jazz yang selama ini sudah tergabung dalam Palembang Jazz Community.

img_0867

Suasana di PIM-Palembang Indah Mall malam itu cukup ramai , apalagi penonton mendapat minum dan snack secara cuma-cuma. Dan mayoritas pengunjung sangat interest ketika dibagikan secara gratis tabloid dari warta jazz. Lebih dari 100 tabloid wartajazz edisi khusus liputan Jak Jazz 2008 ludes diambil para penonton. Terima kasih kami dari Palembang Jazz Community untuk Warta Jazz yang sudah ikut support acara ini.

Penampilan diawali dari anak-anak muda baya usia yang tergabung dalam The Pure Acoustic, kelompok ini beranggotakan 2 orang yaitu Tri (vocal/gitar) dan Rangga (perkusi) dibantu additional musician Iwan (bass), Alfan (keyboard), Berry (drum) dan Dian (backing vocal).Mengusung dengan sound cenderung ke warna akustik The Pure Acoustic membawakan beberapa komposisi seperti Prahara Cinta,Selalu Denganmu,Dia dan Pandangan Pertama. Ada satu lagu berjudul Kisah Lalu yang mereka ciptakan dan aransemen sendiri yang mendapat applause dari pengunjung mall, dimana harmonisasi gitar dan perkusi sangat dominan dengan lengkingan vocal khas Tri dan backing vocal Dian.Lagu Kisah Lalu dari The Pure Acoustic sendiri sudah direkam dalam indi label dan sering diputar radio-radio di Palembang.

Session berikutnya penampilan Pertamax Band cukup menghibur band yang mayoritas anggotanya dari karyawan Pertamina Plaju Palembang ini personilnya ada 5 anggota (Agustinus,Bambang,Santo,Dicky,Untung) permainan musik mereka menjadi lebih variatif dengan dibantu Doli yang improvisasi dengan gesekan biolanya. Lagu-lagu seperti Just The Two Of Us dan New York Rio Tokyo yang sudah sangat popular mendapat respon tersendiri dari para penonton.

img_0955

Musisi berikutnya yang tampil sudah tidak asing lagi buat public Palembang, dikomandoi oleh Cacan salah satu pemain bass handal di Palembang.Kelompok ini punya nama New Orleans.Dengan 2 orang vokalis New Orleans memuaskan penonton yang hanyut ikut bernyanyi dan interaktif dalam lagu-lagu seperti Menghujam Jantungku,After The Love Has Gone,Andai Saja,Spain dan Mindtrick.

Acara Urban Live Jazz menjadi special dengan tampilnya seorang gadis yang masih duduk di kelas 9 SMP Xaverius I Palembang yaitu Faiza Ulfaira Yusuf. Dengan permainan solo saxophone-nya Faiza membawakan 3 komposisi secara berturut-turut yaitu Wonderful Tonight,Juwita Malam dan Close To You.

Aroma jazz makin kental terasa dengan tampilnya Erchink, untuk perfomance kali ini Erchink banyak membawakan nomer instrumental berirama swing.Permainan Rico pianis muda dari kelompok Erchink ini begitu dominan dengan improvisasinya terutama di komposisi The Girl From Ipanema.

img_10161

Hanani musisi senior pemain piano sekaligus ketua Palembang Jazz Community tampil dengan membawa nama band Hanani & Friend ,selain nomer jazz instrumental.mereka juga membawakan lagu permintaan pengunjung yang diaransemen ulang seperti pada lagu Barcelona.

Urban Live Jazz sendiri ditutup dengan jam session sesama musisi seperti Rico (piano), Naryo (bass) ,Hanani kali ini main gitar, Alvin (drum) serta Hengki (saxophone) dan Doli (biola) beberapa lagu jazz standart merekan mainkan secara jam session juga improvisasi merambah ke warna blues. ( Eko Adji )





La Musi Jazz Night

14 11 2008

Perkembangan musik jazz di Palembang semakin menggairahkan saja, setelah beberapa waktu lalu menggelar ngejazz di mall, Palembang Jazz Community kali ini bekerjasama dengan Pertamina Unit Pengolahan III dan Radio TRIJAYA 87.6 FM menggelar “LA MUSI JAZZ NIGHT”. Acara ini berlangsung Senin, 10 November 2008 mulai jam 19.00-23.00 di Gedung La Musi UP III Plaju Palembang.

Tempat berlangsungnya acara La Musi Jazz Night sendiri cukup unik karena lokasi gedung berada di ujung yang langsung berhadapan dengan laut, bahkan disamping gedung kita bisa melihat beberapa kapal sedang bersandar dengan kerlap kerlip lampunya sehingga menambah eksotis suasana malam itu ditambah terdengarnya alunan musik jazz. Acara dibuka dengan penampilan New Orleans, band yang para pemainnya menjadi musisi pengisi tetap di beberapa hotel berbintang di Palembang ini membawakan beberapa nomer instrumental sambil menunggu kedatangan para penonton dan tamu undangan.

Yang spesial di acara La Musi Jazz Night, hadir Kapolda Sumatera Selatan yaitu Bapak Ito Sumardi yang memang penggemar berat jazz , sekaligus beliau menjadi Penasehat/Pelindung dari Palembang Jazz Community. Berikutnya para penonton terkesima dengan penampilan solo piano yang dimainkan oleh murid-murid dari Priskila Music Student. Ada Gebi dan Janet , 2 bocah kembar yang masih duduk di bangku kelas 2 SMP kemudian Leni dan Wahyudi serta Alvin beberapa nomer instrumental jazz mereka mainkan dengan banyak sentuhan permainan piano klasik .

Berikutnya penampilan 4 musisi yang tergabung dalam “ Erchink “ Grup jazz yang satu ini sudah tidak asing buat publik jazz Palembang, mereka para personilnya adalah Rico (piano), Eko (guitar) , Naryo (bass), Budi (drum) beberapa komposisi swing dimunculkan selain ada lagu milik Michael Frank juga Lake.

Musisi jazz senior Palembang Zaenal Hanani yang sekaligus Ketua Palembang Jazz Community tampil bersama teman-temannya yang tergabung dalam Hanani and Friend dengan komposisi jazz fusion dan bossanova. Pengunjung acara La Musi Jazz Night sangat surprise dengan tampilnya Bapak Ito Sumardi (Kapolda Sumsel) yang mau bernyanyi beberapa komposisi jazz diiringi oleh Hanani and Friend. Lagu ‘Fly To The Moon’ terdengar, suara vokal dan improvisasi Bapak Kapolda cukup impresif ketika membawakan lagu ‘Misty’ yang mana disini muncul permainan scat singing yaitu menirukan suara bunyi saxophone dengan improvisasi suara vokal dari Bapak Ito Sumardi.Tidak disangka-sangka ternyata ada juga penonton yang mau ikut bernyanyi dan ternyata wanita ini adalah isteri dari Bapak Danrem yaitu Ibu Edi Sunarto yang menunjukkan olah vokalnya dalam lagu ‘Autum Leave’ yang diiringi oleh Hanani and Friend lebih cenderung ke aransemen musik swing dan balutan sisipan permainan saxophone.

Session terakhir di acara La Musi Jazz Night adalah Jam session, di acara ini menarik karena Hanani bermain bersama Rico secara bersamaan pada piano, juga Bakar (drum) dan Hengky (saxophone) dan Doli (biola) .Beberapa komposisi seperti ‘Spain’, ‘New York Rio Tokyo’ , ‘Feel Like Making Love’ , ‘This Masquerade’ dibawakan , yang menarik pada lagu ‘ All Night Long ‘ diaransemen dengan kental warna paduan swing dan fusion. Kolaborasi yang menonjol terjadi antara Hengky dengan tiupan saxophone serta Doli dengan biola geseknya yang memainkan beberapa komposisi samba. (Eko Adji)





Nge-Jazz di Mall Bareng Palembang Jazz Community

2 11 2008

n82-2608_25

Sabtu, 1 November 2008 suasana malam di PIM-Palembang Indah Mall terasa beda. Begitu memasuki ruangan dalam mall kita sayup-sayup mendengar suara musik instrumental terdengar.Ternyata di sela-sela banyak pengunjung mall berbelanja,perhatian mereka banyak terfokus pada sebuah layar TV besar yang menampilkan gambar sebuah kelompok jazz sedang memainkan beberapa komposisi fusion.Inilah ilustrasi awal acara Greatest Jazzy Time yang diadakan oleh Palembang Jazz Community yang memutar vcd/dvd sebuah konser jazz dengan maksud agar publik Palembang semakin mengenal dan mencintai musik jazz.

SUNSET inilah grup yang pertama kali tampil, dengan formasi Drum,Gitar,Bass dan Bongo/Perkusi mereka lebih cenderung memainkan lagu-lagu jazzy. Salah satu komposisi yang cukup mendapat applaus adalah sebuah lagu ‘Kopi Dangdut’ yang diaransemen dalam bossanova. Putri vokalis dari Sunset membawakan lagu ini cukup impresif, sesekali disela-sela membawakan lagu-lagu jazzy lainnya mencoba berinteraksi dengan pengunjung mall.

Potensi muda pemusik jazz Palembang ternyata luar biasa, ini dibuktikan dengan tampilnya duet unik, karena mereka ini 2 orang cewek kembar yang masih duduk kelas 2 SMP. Nama mereka adalah GEBI & JANET, duo kembar ini duduk berdampingan memainkan 1 buah piano secara bersama. 2 buah lagu terdengar dari permainan jari-jemari memencet tuts-tuts piano, berturut-turut lagu itu adalah ‘Jazz Walk’ dan ‘Jazz A Live’ yang dominan pada patron permainan piano klasik. Dan ini diakui oleh Agus ayah dari si kembar Gebi dan Janet kalo anaknya sudah les piano klasik mulai SD.

Pianis muda usia dengan talenta bagus tercermin dalam penampilan berikutnya yaitu AYU TRIO, beranggotakan 3 orang yaitu piano,bass dan drum. Yang unik adalah pemain piano dan bass adalah ayah dan anak yaitu Daniel dan Ayu, Daniel sendiri memang musisi senior Palembang yang ternyata darah seni musiknya mengalir pada putrinya yang punya nama lengkap Ayu Felisia masih klas 2 SMP.Mereka bertiga memainkan 2 buah lagu yang pertama berjudul ‘Blues’ dan lagu kedua ‘Pergi Untuk Kembali’ pada lagu kedua yang diaransemen instrumental, terlihat improvisasi permaianan Ayu dengan jemarinya di tuts piano cenderung ke warna swing jazz.

Session dialog ngobrol ringan seputar jazz ,diisi oleh Adji (Radio Trijaya 87.6 FM Palembang) ,Zaenal Hanani (Ketua Palembang Jazz Community),Arvan Zulhandi (PIM-Palembang Indah Mall) dan Rico (Pianis Erchink). Inti dialog adalah bagaimana agar rutinitas kegiatan kumpul sesama musisi dan pecinta jazz di Palembang dapat terus berlangsung dengan peran serta beberapa mitra pendukung.Seperti pihak PIM yang mau memfasilitasi event jazz ini dengan ikut mensosialisasi pertunjukan jazz di mall.Harapan kedepan tentunya akan makin berkembang tingkat musikalitas musisi-musisi jazz Palembang agar dapat tampil juga di event jazz skala besar di Jakarta, seperti Java Jazz 2009 mendatang.

Palembang Jazz Community Band dengan formasi drum,bass,gitar,dan piano yang dimainkan oleh Zaeanl Hanani tampil dengan tingkat musikalitas yang sudah mapan dan menonjol dari sisi harmonisasi permainan tiap personilnya. Dari 5 buah lagu yang dimainkan, lagu dangdut ‘Permohonan’ menjadi menarik dengan balutan aransemen jazz terutama pada improvisasi permainan piano sekaligus keyboard synthezesier yang dimainkan Zaenal Hanani. Selain itu vokalis Cika juga mampu memberikan nafas sentuhan jazzy dalam lagu ‘Englishman In New York’.

Mungkin inilah grup muda yang ditunggu publik jazz Palembang, yakni perfomance dari ERCHINK. Total 15 lagu dimainkan mulai dari ‘Route 66’, ‘Satin Doll’ , ‘One Note Samba’ , ‘Blue Moon’ , ‘Spain’ dan lainnya. 3 buah komposisi fusion banyak mendapat respon dari pengunjung mall yaitu ‘Take Me’ , ‘Friend & Stranger’ dan ‘Flying East’ disinilah nampak betul kepiawaian permainan jari jemari Rico sang pianis dalam improvisasinya. Kecepatannya dalam improve tuts-tuts piano mengingatkan pada pianis jazz beken Chick Corea yang menjadi idolanya. Rico yang punya nama lengkap Pedro Valentinus Febrico sendiri saat ini masih klas 3 SMP Xaverius I Kamboja Palembang, bakat main piano sudah terlihat sejak kecil didukung kedua orang tua yang juga pecinta jazz membuat potensi musik Rico semakin terarah dengan berguru pada musisi jazz senior Palembang Erching.

Acara ditutup dengan Jam Session yang memang ditunggu oleh musisi-musisi Palembang yang datang di acara ini, diantaranya ada kolaborasi Ari (piano) dan Yudi (gitar) yang masing-masing menunjukkan skill musiknya dalam komposisi ‘Just The Two Of Us’ dan ‘Misty’. Audience juga cukup terhibur dan terkesima dengan permainan saxophone dari Hengky dengan beberapa komposisi jazz-nya dibantu seorang gitaris serta menggunakan perangkat midi computer program.

Aroma jazz di mall begitu kental, ngejazz di mall memberikan warna lain hiburan dan apresiasi musik di Palemabng dan tentunya sebagai tempat ngumpul para musisi dan pecinta jazz yang tergabung dalam Palembang Jazz Community. Hasil rekaman acara Greatest Jazzy Time ini akan disiarkan di Radio Trijaya 87.6 FM Palembang, Minggu 2 November 2008 jam 19.00-21.00 . Selain itu pihak TVRI Palembang juga akan menayangkan acara ini dalam programnya. (Eko Adji)