Manfaat Pajak

16 07 2009

PALEMBANG – Masih belum banyak orang yang sadar apa sebetulnya manfaat pajak. “banyak sekali, karena 70 % pembiayaan negara ini asalnya dari pajak.” ujar Anggrah Warsono, kepala KPP Madya Palembang. Talkshow live mengenai manfaat pajak langsung dari Lobi The Jayakarta Daira Palembang, Rabu (15/07) pukul 19.00 berlangsung hanya satu jam saja, padahal tentu saja pemaparan manfaat pajak memerlukan waktu yang sangat banyak.

Menghadirkan juga Humas DJP Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung, Yunus Darmono. Apa manfaat pajak “Ya untuk bayar rumah sakit, membuat jalan, membuat sekolahan, menggaji polisi, menggaji pegawai negri,” ujar Anggarh, lalu dilanjutkan “Dan menggaji bapak juga kan,” ujar Saya. Diiyakan dengan santai oleh Anggrah.

Yunus Darmono sendiri sebagai Humas dari DJP memberikan kepada saya sebuah brosur mengenai apa – apa manfaat pajak yang dikomunikasikan lewat gambar-gambar “Sosialisasi mengenai manfaat ini tentu saja untuk mendorong masyarakat kita taat dan tau pajak.”. Hingga saat ini permasalahan yang dituntut oleh masyarakat adalah persoalan transparansi, karena itulah saat ini Direktorat Jendral Pajak terus mensosialisasikan jargon nya “Lunasi Pajaknya, Awasi penggunaanya.”

Selain terus melakukan ekstensifikasi pajak, DJP juga saat ini memberikan insentif pajak berupa banyak potongan-potongan. Insentif pajak ini sebagai stimulus bagi perusahaan-perusahaan untuk melakukan pengembangan bisnisnya. “jadi walaupun katanya keadaan sedang tidak baik untuk bisnis, diharapkan dengan adanya insentif pajak, perusahaan tetap dapat melakukan ekspansi bisnis dan menghindari PHK dan sebagainya.” (vira)





Hadi Setiono Milyarder Kebab, Cinta Jutawan Keripik

16 07 2009

PALEMBANG – Dua pengusaha Muda asal surabaya dan Lampung membius para ribuan mahasiswa dari perguruan tinggi baik swasta dan negeri di kota palembang dalam acara workshop wira usaha muda mandiri yang diadakan di Aryaduta Hotel.

Kedua pengusaha Muda tersebut adalah Hadi Setiono lulusan ITS surabaya yang baru berumur 26 tahun namun telah memiliki usaha KEBAB Turki dengan 500 outlet yang tersebar di segala penjuru wilayah indonesia dan mancanegara. Omsetnya pun telah mencapai milyaran rupiah. Hadi setiono mengaku memulai usaha pada umur 19 tahun pada saat masih menjadi mahasiswa ITS dengan modal awal 4 juta rupiah. Pemenang wira usaha muda mandiri pada tahun 2007 ini mengharapkan para generasi muda lulusan perguruan tinggi di kota Palembang untuk mau terjun dibidang wirausaha disaat masa sulit. Menurutnya wirausaha merupakan solusi untuk keluar dari krisis.Dia menjelaskan saat ini telah memperkerjakan sekitar 1000 karyawan.

Sementara itu, wirausaha muda asal Lampung yang bernama cinta telah memiliki usaha istana keripik Bu Meri di bandar lampung. Dihadapan mahasiswa dia mengaku telah memiliki omset puluhan juta rupiah perbulannya, walaupun baru satu outlet yang dia miliki namun pihaknya telah hidup mandiri diusia 22 tahun. Cinta juga mengatakan tidak semua usaha harus dimulai dengan uang tetapi juga dapat dimulai dari keahlian. (Fatur)





TAA Wajib Direalisasikan

16 07 2009

PALEMBANG – Pembangunan pelabuhan tanjung api-api menjadi kewajiban untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di sumsel secara cepat.

Pernyataan ini ditegaskan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal RI, Muhammad Lutfi Usai Pembukaan temun Investor tahun 2009 di Kota Palembang.

Muhammad Lutfi mengatakan pembangunan pelabuhan tanjung api-api dapat meningkatkan nilai tambah potensi Sumatera Selatan. Oleh karena TAA harus menjadi kewajiban untuk diwujudkan. Pihaknya siap membantu merealisasikan pembangunan TAA. Sebagai bentuk keseriusannya pekan depan BKPM RI akan duduk bersama dengan pemprov sumsel guna membahas permasalahan-permasalah pembangunan pelabuhan TAA.

Muhammad lufi juga menambahkan bahwa sumsel akan menjadi provinsi yang penting bagi Indonesia dalam hal penanaman investasi pada tahun 2010. Menurutnya tran investasi di Indonesia terus membaik melampaoi malaysia dan Thailand. Hal ini dibuktikan bahwa pada semester 1 tahun 2009 jika dibandingkan 2008 tumbuh sekitar 20,7 persen atau tumbuh dari 5,9 m menjadi 7,6 m. Hal ini akan diprediksi terus membaik dengan membaik kredit di Indonesia. Atas tran ini sumsel akan menjadi prioritas invetasi karena sumsel memiliki kekayaan yang melimpah. (Fatur)





KPU Palembang Rekap suara

16 07 2009

PALEMBANG – KPU Kota Palembang memulai rekapitulasi hasil pilpres. Rekap dilaksanakan di halaman Kantor KPUKota Palembang dibawah beberapa unit tenda yang telah disiapkan.

Pelaksana rekap yang terdiri dari lima anggota KPUKota Palembang, Sekretaris KPUKota Palembang serta para staf Sekretariat KPUKota Palembang bergaya khusus tradisional. Masing-masing mengenakan tanjak bagi yang pria.

Selain itu empat anggota KPUKota Palembang dan sekretaris mengenakan jas. Sedangkan dua staf sekretariat KPUKota Palembang yang perempuan mengenakan pakaian tradisional seperti yang dipakai penari Gending Sriwijaya. Suasana rekap layaknya seperti mau ada hajatan perkawinan. Itu mengundang komentar dari beberapa peserta rekap yang hadir.

“Seperti mau ada acara nganten. Mana tempat untuk pihak besan,” seloroh seorang peserta yang akan menyaksikan jalannya rekapitulasi. Rekap dimulai dengan sambutan dari Ketua KPUKota Palembang Eftiyani yang didampingi empat anggota yang lain.

Dikatakan bahwa rekap dilaksanakan tersebut dilakukan secara terbuka. Dan rekap tersebut dihadiri langsung oleh Ketua PPK dari masing-masing kecamatan.

SBY Unggul

Pasangan Capres-Cawapres SBY-Boediono unggul di Kota Palembang berdasarkan hasil rekapitulasi suara hasil Pilpres 2009.
SBY-Boediono juga unggul di 16 kecamatan atau disetiap kecamatan di Kota Palembang. Berdasarkan hasil rekapitulasi yang dilakukan di KPUKota Palembang, Kamis (16/7), SBY-Boediono meraih 435.702 suara, Mega-Prabowo meraih 237.684 suara dan JK-Wiranto meraih 46.336 suara.

“Berdasarkan hasil rekap tersebut, SBY-Boediono dinyatakan meraih suara terbanyak di Kota Palembang. Kedua pasangan Mega-Prabowo dan ketiga pasangan JK-Wiranto,” kata Ketua KPUKota Palembang Eftiyani usai rekapitulasi.

Rekap secara umum berjalan lancar, aman dan tertib. Rekap dimulai sekitar pukul 09.00 dan selesai sekitar pukul 11.00. Selama berlangsung, rekap dibawah penjagaan dari satuan kepolisian dan brimob.

Seluruh saksi dari masing-masing pasangan calon hadir mengikuti rekap tersebut. Namun selama rekap berlangsung tidak ada komplain ataupun sanggahan dari para saksi pasangan calon. (Sripo/Jon)