Hari Ini Survey penduduk dimulai

1 07 2009

PALEMBANG – Hari ini survey pendataan penduduk secara nasional dimulai. Survey ini dimaksudkan untuk mendapatkan gambaran terkini tentang penduduk Indonesia . Survei akan dilakukan mulai 1 juli – 30 september 2009.

Walikota Palembang Eddy Santana Putra mengatakan, survey ini sendiri bagi pemrintah kota Palembang berguna untuk mengatahui data riil kondisi masyarakat, sehingga menjadi dasar untuk mengambil kebijakan seperti pengentasan kemiskinan sampai pemberdayaan ekonomi. Survei sendiri melibatkan 4000 petugas.

Edi berharap agar seluruh aparat pemrintah dapat bersikap pro aktif kepada petugas. selain itu masyarakat juga diminta untuk terbuka sehingga data yang dihasilkan merupakan data yang berkualitas. (Burman)





Polda akan titik beratkan Quick respon

1 07 2009

PALEMBANG – Polda Sumsel akan menitik beratkan pelayanan terutama dalam quick respon. Demikian diungkapkan oleh Kapolda Sumsel Irjen Polisi Sisno Adiwinato usai peringatan Hari Bahayangkari di Palembang.

Menurut Kapolda, quick respon tersebut berupa cepat tanggap terhadap pengaduan atau laporan masyarakat, serta cepat menganalisa TKP. Selain itu menurutnya, pihaknya akan meningkatkan pelayanan masyarakat dalam hal pembuatan SIM, STNK dan BPKB. Menurutnya, nantinya pembayaran uang pengurusan surat-surat tersebut akan melalui bank.

Dia juga mengakui hawa pelayanan polisi saat ini masih banyak kekurangan, oleh karena itu kedepannya akan ditingkatkan demi citra positif kepolisian. (Fatur)





MEDCO SIAP SUPLAI GAS LIMA JUTA MMSCFD

1 07 2009

PALEMBANG – PT Medco E&P Indonesia mengatakan, perusahaan itu siap memasok kebutuhan gas untuk program gas perkotaan di Palembang sampai lima juta MMSCFD.

Tetapi sampai kini permintaan untuk program penyediaan gas rumahtangga warga pada dua kelurahan di Kota Palembang tersebut baru mencapai satu juta MMSCFD, kata senior manaager relation PT Medco E&P Indonesia, Aditya Mandala, Senin.

Di sela-sela persiapan acara peresmian sejumlah proyek CSR di Musibanyuasin, Aditya mengatakan, mereka telah siap memasok gas ke Kota Palembang, tetapi sampai kini masih menunggu pemasangan jaringan pipa dari dan ke rumahtangga yang menjadi program percontohan gas perkotaan itu.

Sedangkan pipanisasi PT Medco untuk mengalirkan gas tersebut telah terpasang. Pihaknya masih menunggu pembangunan jaringan yang diselenggarakan PT PGN dan kontraktor yang bekerjasama dengan perusahaan tersebut.

Ia mengatakan, kapanpun pembangunan pipanisasi usai bisa langsung mengalirkan gas dari sejumlah sumber gas alam milik perusahan tersebut.

Sementara itu, program gas perkotaan yang telah dicanangkan Menteri ESDM, Purnomo Yusgiantoro beberapa waktu lalu di Kota Palembang akan menjadikan dua kelurahan sebagai kawasan percontohan penggunaan gas alam untuk rumahtangga.

Kelurahan Lorok Pakjo dan Siring Agung di Kecamatan Ilir Barat I menjadi kawasan percontohan program penggunaan gas alam untuk rumahtangga di Kota Palembang.

Sebanyak 4.200 rumahtangga di dua kelurahan tersebut akan mendapatkan pemasangan jaringan gas yang sedang dikerjakan.
Sebelumnya Wali Kota Palembang, Eddy Santana Putra mengatakan, dua kelurahan tersebut menjadi kawasan percontohan program pembangunan gas perkotaan.

Program tersebut didanai pemerintah pusat dengan anggaran mencapai Rp80 miliar dari Departemen ESDM, katanya.

Eddy berharap program ini tidak hanya sebatas kawasan percontohan tetapi dalam waktu dekat pembangunan jaringan pipa gas untuk memenuhi kebutuhan gas rumahtangga juga dilaksanakan di lokasi lain.
Dengan demikian warga Kota Palembang dapat menikmati bahan bakar yang murah untuk kegiatan rumahtangga karena biaya yang dikeluarkan jika menggunakan gas alam ini hanya mencapai Rp30 ribu per bulan, ujarnya. (Rep)





Hari Ini SNMPTN, Pengawasan Diperketat

1 07 2009

PALEMBANG — Panitia Seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) memperketat pengawasan peserta ujian yang dimulai hari ini 1 Juli dan 2 Juli.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mewajibkan kepada peserta ujian absen sebanyak empat kali. Absen pertama, saat peserta mengisi biodata pada lembar jawaban. Pengawas ruang akan mencocokkan foto album peserta dengan foto yang tertera pada lembar kartu peserta.

Absen kedua, sebelum soal dibagikan. Absen ketiga dan keempat saat siswa mengerjakan soal dan sesaat sebelum LJU dikumpulkan.

“Aturan ini dikeluarkan demi meminimalisir adanya tindakan kecurangan yang dilakukan oleh pihak-pihak yang mencoba mengambil kesempatan dalam ujian ini,” kata Koordinator panitia SNMPTN Drs Zulkifli Dahlan Dea, Selasa (30/6).

Pelaksanaan SNMPTN tahun 2008/2009 di Palembang diikuti 13.635 peserta. Yakni, terdiri dari 4.754 siswa program IPA, 4.540 siswa IPS dan 4.341 peserta IPC. Sementara pengawas yang terlibat 1.414 orang terdiri dari dosen dan guru.

Semua peserta akan ditempatkan pada 8 sektor yakni sektor kampus Polsri, Sektor Unsri Bukit Besar, Kampus Ogan seperti SMAN 1, SMKN 3 dan SMAN 10, sektor puncak sekuning, Merdeka, Sudirman dan Kawasan Veteran Palembang dan 37 sub sektor.

Hingga Selasa (30/6) pukul 12.00, panitia sudah selesai menempelkan nomor ujian pada 707 ruang. Panitia mulai melakukan pensterilan lokasi ujian pukul 17.00.

Untuk hari pertama ujian SNMPTN akan diujikan tes potensi akademik (TPA) dan tes bidang studi dasar yakni Matematika, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Pada hari kedua untuk program IPA dan IPS akan mengikuti tes bidang studi masing-masing yakni kemampuan IPA dan IPS. Sementara untuk IPC akan mengikuti kedua-duanya.

Hasil ujian SNMPTN akan diumumkan melaui situs web http://www.snmptn.ac.id yang dapat diakses mulai pukul 00.00 tanggal 1 Agustus 2009.(Sripo)