Jumlah Pemilih di Palembang Berkurang

19 06 2009

PALEMBANG – Jumlah pemilih di Kota Palembang untuk pilpres 2009 berkurang dari 1.076.290 pemilih menjadi 1.072.376 orang pemilih. Pengurangan tersebut karena validasi data pemilih yang dilakukan PPKse-Kota Palembang.

“Validasi dilakukan terhadap pemilih ganda, pemilih dibawah dibawah umur dan pemilih yang belum memenuhi syarat untuk memilih,” kata Ketua KPUKota Palembang, Eftiyani, Jumat (19/6).

Menurutnya saat ini proses validasi masih berlangsung ditingkat PPK. Tinggal empat PPK di Kota Palembang yang belum menyelesaikan validasi. Sedangkan yang telah menyelesaikan validasi dengan data pemilih by name by TPS adalah Alang-alang Lebar, Bukit Kecil, Gandus, Ilir Barat I, Ilir Barat II, Ilir Timur I, Ilir Timur II,Kalidoni, Kemuning, Kertapati, Sako dan Seberang Ulu II.

Sementara itu menurut Efti, untuk di Rutan Jl Merdeka, Bukit Kecil, akan disiapkan dua TPS dengan jumlah mata pilih 978 pemilih. Sedangkan untuk di LPPakjo Kecamatan Ilir Barat I disiapkan empat TPS dengan jumlah 1.468 pemilih. Selain itu disiapkan TPS di RSMH (Kemuning), RSUDBari (SUI) serta RSMuhammadiyah (SUII). Namun menurut Efti itu bukan lagi TPS khusus.

“Tidak ada lagi TPS khusus pada pilpres 2009,” ujarnya. (Sripo/Jon)





KPU Palembang Terima Surat Suara Pilpres

19 06 2009

PALEMBANG – Komisi Pemilihan Umum Kota Palembang telah menerima logistik pilpres berupa surat suara. Jumlah yang diterima adalah 1.097.815 lembar atau 549 boks. Jumlah tersebut sudah termasuk 2 persen suarat suara cadangan pilpres.

Ketua KPUKota Palembang Eftiyani yang ditemui mengatakan, jumlah tersebut masih ditambah dengan surat suara tambahan sebanyak 1.000 lembar atau satu boks sebagai cadangan terhadap kemungkinan rusak. Juga telah diterima tiga boks profil calon dan sarana sosialisasi.

“Diterima tanggal 17 Juni malam atau Rabu malam logistik yang kami terima,” ujarnya, Jumat (19/6).

Menurut Efti, surat suara yang diterima tersebut segera dilipat di KPUKota Palembang. Diperkirakan butuh waktu satu minggu untuk melipat karena diperkirakan lebih simpel surat suaranya.

“Kita tidak menggunakan tenaga pelipatan dari luar. Kita menggunakan tenaga sekretariat KPUKota Palembang. Jadi tidak ada lagi pelipatan diluar KPUKota Palembang. Namun, pelipatan dikawal oleh polisi dari Poltabes Palembang,” kata Efti. (Sripo/Jon)





Batavia Sekuritas

19 06 2009

PALEMBANG – PT Batavia Prosperindo Sekuritas mengadakan pembelajaran kepada para nasabahnya mengenai analisis pasar saham di Palembang, untuk itu, hadir Josef Ginting, Direktur Riset PT Batavia Prosperindo Sekuritas. Kedatanganya yang hanya dua hari satu malam dimanfaatkan Trijaya untuk menghadirkan josef ke Studio Trijaya.

Bersama Hari M Soewadi, Branch Manager Batavia Sekuritas Palembang, Josef pagi itu dalam Thanks God Its Friday memaparkan bahwa para investor yang berada di luar Jakarta memiliki pengetahuan dan informasi yang sangat minim mengenai pasar saham dan berbagai pengetahuan lain yang berkaitan dengan hal tersebut.

“Bagaimana kondisi makro ekonomi dapat mempengaruhi pergerakan IHSG atau bagaimana cara berinvestasi yang benar dan tepat harus terus diinformasikan kepada nasabah,” ujarnya yang berpendapat bahwa nasabah adalah partner.

Pasar modal (capital market) merupakan pasar untuk berbagai instrumen keuangan jangka panjang. “Orang harus punya motivasi dan investment thinking. Harus tau resiko apa saja yang akan dihadapi ketika berinvestasi di capital market”. Bahasa dan istilah -istilah yang tidak awam memang menyulitkan investor untuk memahami bahas capital market, namun hal tersebut harus dipelajari. Kenapa harus? karena ini berhubungan dengan uang yang sudah diinvestasikan. (vira)





Auladi Islamic School

19 06 2009

Palembang – Anak merupakan aset terbesar, investasi termahal sekaligus harta yang tak ternilai harganya. Memberikan pendidikan yang terbaik bagi mereka, berarti orang tua telah menunaikan salah satu kewajibannya terhadap Sang pencipta jiwa dengan penuh tanggung jawab.

Auladi Islamic School mengakomodir kebutuhan pendidikan saat ini dengan nuansa Islami. Menerapkan sistem pendidikan dengan Singapore Learning dan Lembaga Pendidikan At Tamimi Malaysia. Namun, meskipun mengimplementasikan pendidikan dari luar negri, lembaga pendidikan auladi tetap berada di bawah koridor kurikulum Diknas di Indonesia.

Metodologi pembelajaran yang kreatif, inovatif dan teknik yang interaktif dengan landasan mengajar 3R : Reading, Writing dan Aritmatic. Ratio yang kecil antara jumlah murid dan guru yakni 1:12, teknologi sebagai alat dalam proses pembelajaran yang mudah dan menarik.

Apa kompetensi yang dimiliki oleh lulusan SDIT Auladi ? Yakni memiliki hafalan Alquran 1-2 Juz, memiliki hafalan 20 – 40 Hadist. terbiasa menggunakan bahasa Arab dan Inggris, mengenal dasar Outbond, komputer dan dasar olahraga renang yang baik (vira)