Daya Serap Anggaran Masih rendah

11 06 2009

PALEMBANG – Penyerapan pembangunan fisik yang menjadi program pemprov Sumsel masih minim pasalnya hingga pertengangan tahun penyerapan anggaran baru mencapai 17 persen.

Hal tersebut diungkapkan Asisten II Pemprov Sumsel, Eddy Hermanto kepada Trijaya di ruang kerjanya.

Eddy mengungkapkan masih minimnya daya serap pembangunan fisik karena dinas yang mempunyai alokasi anggaran besar seperti dinas PU baru mulai berjalan proyeknya. Pihaknya optimis jika ini berjalan maka akan dengan meningkat cepat serapannya.

Sementara realisasi PAD Pemprov Sumsel saat ini telah mencapai 40 persen dan dinilai sesuai dengan target pemprov. (Fatur)





Tulang Ikan Jadi Tepung Klasium

11 06 2009

PALEMBANG – Go Green tidak hanya dijadikan sebagai jargon biar ikut keren. Tapi betul-betul dimanifestasikan dalam bentuk kerja oleh DR. IR. Elmeizy Arafah, MS, melalui usaha yang sudah Ia rintis sejak tahun 2007. Direktur PT Meizy Internasional ini mendirikan perusahaan yang mengolah limbah menjadi berguna juga adalah mantan Dosen Pertanian Universitas Sriwijaya.

Latar belakangnya yang banyak berkecimpung tentang teknologi pangan menjadikannya merintis usaha pengolahan berbagai produk agar dapat termaksimalisasi dengan baik. “Ada sekian ton limbah tulang ikan gabus di Palembang setiap harinya yang dibuang begitu saja, lalu saya dan tim melakukan inovasi dengan mengimplementasikan teknologi ke limbah tulang tersebut sehingga menjadi tepung kalsium,” ujarnya.

Dalam mutiara sore, rabu (10/6), Ustad Dikdik pun menjelaskan bahwa alam raya ini berisi semua kebutuhan yang sudah dikaruniakan oleh ALLAH SWT agar manusia dapat mengolahnya dengan bijak. Semua yang natural itu baik, segalanya jika diperlakukan dengan sopan maka tidak akan menghasilkan bencana.

Apa artinya Ustad menolak teknologi ? “Oh nggak donk, teknologi yang tepat guna justru akan membuat kekayaan ini dapat kita petik hasilnya tanpa sisa, seperti apa yang sudah dikatakan oleh Ibu Elzy tadi. teknologi yang tidak serakah itulah yang merupakan ikhtiar kita sebagai manusia. Jangan sampai teknologi nya membuat pemanasan global, membuat tsunami yang merupakan sentilan dari Allah SWT,” ujar Ustad Dikdik (vira)





Semester pertama, target Pajak belum menggembirakan

11 06 2009

PALEMBANG – Realisasi pajak diwilayah sumsel masih belum menggembirakan pasalnya hingga pertengahan tahun ini saat ini baru mencapai 25 persen dari target 1,4 triliun. Seharusnya realisasi pajak dipertangahan tahun paling tidak mencapai 40 persen.

Kepala Dinas Pendapatan Daerah, Slamet Bamin saat berkoordinasi dengan Kakanwil Pajak mengatakan, belum sampaimya target ini, dikarenakan banyak kepala daerah mengabaikan pendapatan dari sektor PBB di perkotaan dan pedesaan. Padahal sektor ini potensinya cukup besar.

Sementara menurut kapala Kanwil DJP sumsel babel, Estu Bbudiarto hingga bulan mei 2009 terdapat penambahan wajib pajak berkisar 44 ribu. Sebelumnya wajib pajak mencapai 146 ribu wajib pajak. (Fatur)





WCC protes Diskriminasi pelayanan Rumah sakit terhadap Korban KKDRT

11 06 2009

PALEMBANG – Women Crisis Center (WCC) Sumsel memprotes terhadap pelayanan berobat gratis dan askes yang tidak berlaku bagi korban kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Hal ini menanggapi pengaduan perempuan korban kekerasan kepada WCC dimana saat pengobatan program tersebut tidak berlaku bagi perempuan dan anak korban kekerasan.

Direktur Women Crisis Center Sumsel Yenni Izi meminta kepada pemprov untuk mengubah syarat penerima program berobat gratis tidak hanya bagi penderita yang disebabkan oleh penyakit namun juga bagi perempuan dan anak korban kekerasan.

Sementara itu, hingga mei 2009 korban kekerasan terhadap perempuan berdasarkan data dari RS. Bayangkara telah mencapai 67 kasus yang didominasi kekerasan fisik dan pemerkosaan. Diperkirakan pada tahun 2009 akan meningkat jika dibandikan 2008 yang mencapai 109 kasus. (Fatur)





Penyakit Mulai serang Korban kebakaran

11 06 2009

PALEMBANG – Diare mulai serang warga korban kebakaran di Lorong Keramat Kelurahan 5 Ulu Palembang. Selain diare, gatal-gatal dan ISPA juga mulai menyerang warga.

Menurut Camat Seberang Ulu 2 Palembang Kurniawan, warga yang datang ke posko kesehatan dan mengeluhkan berbagai penyakit ini rata-rata 20 orang perhari. Sebagian besar dari mereka adalah anak-anak. Menanggapi hal ini Wakil Walikota Palembang, Romi Herton mengatakan/ pihaknya telah menyiagakan posko kesehetan untuk melayani kesehatan korban kebakaran.

Sementara itu, siang tadi, PT Sido Muncul juga menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran. Bantuan tersebeut diserahkan langsung oleh Dirut PT Sidomuncul Irwan hidayat.

Sementara itu berdasarkan pantauan Trijaya FM banyak warga yang masih berusaha mencari barang – barang berharg a miliknya di puing-puing rumah mereka. Seperti diketahui, hampir 100 rumah di kelurahan 5 Ulu Palembang, habis terbakar minggu dinihari 7 Juni lalu. Sekitar 160 kepala keluraga kehilangan tempat tinggalnya. (Burman)





Tujuh KPUD Direkomendasikan untuk Diperiksa Dewan Kehormatan

11 06 2009

PALEMBANG – Sedikitnya tujuh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) tingkat kota dan kabupaten di rekomendasikan poleh Panitia Pengawas Pemilu untuk diperiksa oleh Dewan Kehormatan (DK) KPU.

Ketua Panwaslu Sumsel, Ruslan Ismail, Kamis (11/6) mengatakan rekomendasi itu antara lain untuk, KPU Musibanyuasin, KPU Banyuasin, KPU Kota Palembang, KPU Ogan Komering Ulu Timur, KPU Ogan Komering Ulu Selatan. KPU Empat Lawang dan KPU Muaraenim.

Ruslan mengungkapkan, ketujuh KPU Kota/Kabupaten tersebut diajuhkan kepada DK karena persoalan terkait pelanggaran kode etik.

“Ini juga berdasarkan laporan masyarakat dan Panwas ditingkat Kota dan Kabupaten,”katanya. Sebelumnya Panwas juga melaporkan KPU Lubuk Linggau yang saat ini sedang diproses sidang DK.

Dia mencontohkan, untuk KPU Palembang misalnya ditemukan dua anggota KPU yang diduga melakukan pengelembungan suara. Ruslan juga mengatakan rekomendasi tujuh KPUD ini sudah disampaikan ke KPU Sumsel.

“Mudah-mudahan setelah KPU Lubuk Linggau , yang tujuh ini menyusul,”katanya. (Fir)





Kampanye akbar : Hari pertama Pasangan JK-Win tidak akan melakukan kampanye rapat umum

11 06 2009

PALEMBANG – Kampanye terbuka berupa rapat umum, hari pertama, Kamis (11/06/2009), sepertinya akan sepi. Pasalnya tim JK Wir yang mendapatkan giliran pertama, tidak akan melakukan kampanye akbar. Mereka memilih , hari pertama ini dengan melakukan koordinasi anta tim pendukung.

Menurut Ketua Tim kampanye JK Win Sumsel, Wasista Bambang Utoyo, pihaknya di hari-hari pertama kampanye ini akan melakukan koordinasi sampai ke daerah, demi mematangkan persiapan kampanye selanjutnya.

Dia menambahkan, saat ini pihaknya, lebih menyiapkan beberapa perangkat menghadapi hari pemungutan suara, misalnya penyiapan saksi-saksi. Itu diarasakan lebih penting. Namun, tetap saja, kampanye akan tetap dilakukan, menyesuaikan dengan jadwal JK atau Wiranto.
Berdasarkan inforamsi dari pusat, JK siap ke Palembang pada tanggal 17 juni mendatang, sedakangkan Wiranto pada tanggal 20 juni.

Dia tidak mengelak, Tim pemenangan JK Win sengaja tidak melakukan kegiatan di awal-awal kampanye dan lebih memilih mengefekstifkannya di hari-hari terakhir kampanye. Seperti diketahui KPU sudah mengatur, setiap pasangan akan mendapatkan jatah berkampanye di setiap provinsi sebanyak 8 kali (Jon/Fir)