MOU ditenggat 14 hari

9 06 2009

PALEMBANG – Penandatanganan MOU antara Pemprov dan Konsultan Tanjung Api-api (TAA) diberi tenggat hingga waktu 14 hari mendatang.

Hal ini diungkapkan HUMAS Tim Pembangunan TAA, Sarimuda Kepada pers di kantor gubernur.

Dia menjelaskan penandatanganan MOU ini sekaligus mengumumkan konsultan yang terpilih setelah dilakukan seleksi tender. Pihaknya membantah jika proses ini mengalami keterlambatan pasalnya untuk MOU diberikan waktu selama 14 hari setelah proses seleksi.

Sarimuda menegaskan MOU akan dilakukan langsung oleh gubernur sumsel sehingga harus menentukan jadwal yang matang.

Pihaknya juga menjelaskan bahwa juni ini merupak target penyelesaian penentuan konsultan keuangan dan hukum pembangunan pelabuhan TAA. Mereka yang akan bertugas menyeleksi para calon investor yang akan membangun TAA. (Fatur)





Aping divonis bayar denda 500 ribu

9 06 2009

PALEMBANG – Ricky Alexander alias Aping, distributor makanan abon sapi Jl Mayor Salim Batubara Sekip, akhirnya divonis membayar denda Rp 500 ribu. Vonis dibacakan Hakim Risti Indriani SH, pada Sidang Yustisi yang digelar di Kantor Pol PP, Palembang, Selasa (9/6).
Aping disidang yustisi karena melanggar Peraturan Daerah (Perda) No 10 tahun 2007 dan Perda No 3 tahun 2006 tentang menddirikan usaha dan perdagangan. Dalam sidang yustisi ini, saksi ahli dihadirkan dari YLKI, RM Taufik Husni.

Mendengar vonis hakim, Aping yang didampingi ibunya langsung menyatakan setuju dan segera membayar denda tersebut.
Menurutnya, sejak masalah mencuat, ia sudah menyetop tempat usahanya. Aping akan membuka lagi usahanya jika semua izin telah dipenuhi seperti tanda daftar perusahaan (TDP), surat izin tempat usaha (SITU) dan surat izin usaha perdagangan (SIUP).

Sedangkan Hakim Risti menilai, denda yang diberikan kepada Aping masih bersifat pembinaan. Dan Aping sendiri baru pertama melakukan kesalahan ini. “Ini hanya untuk pembinaan supaya masyarakat tidak ikut-ikut dengan langkah Aping,” jelasnya. (Sripo/Burman)





Pilpres : KPU Palembang Tetapkan 4 Lokasi Kampanye

9 06 2009

PALEMBANG – Empat lokasi kampanye pilpres 2009 di Kota Palembang sudah ditentukan dan ditetapkan oleh KPUKota Palembang. Masing-masing adalah Stadion Bumi Sriwijaya, Lapangan Patrajaya, Lapangan Stadion Kamboja dan Lapangan PRPGOT di Kenten.

Anggota KPUKota Palembang Wastu Widya yang ditemui Selasa (9/6) mengatakan, lapangan tersebut akan digunakan pada kampanye terbuka tanggal 11Juni sampai 4 Juli 2009.

“Pasangan calon atau tim kampanye pasangan calon yang mendapatkan jadwal kampanye pada hari yang bersangkutan, boleh menggunakan satu atau lebih lokasi tersebut,” kata Wastu.

Menurutnya, kampanye rapat terbuka tanggal 11 Juni dimulai dari pasangan JK-Wiranto, tanggal 12 Juni pasangan Mega-Prabowo dan tanggal 13 Juni adalah pasangan SBY-Boediono.

“Selanjutnya akan berulang sesuai dengan urutannya,” kata Wastu. Sementara itu hingga saat ini baru dua tim kampanye yang menyerahkan daftar tim kampanye pasangan calon. Mereka adalah Mega-Prabowo dan SBY-Boediono. Sedangkan dari pasangan JK-Wiranto ditunggu hingga esok hari.

“Besok juga kami harapkan setiap tim kampanye sudah menyerahkan titik lokasi kampanye pasangan calon. Kami akan mengatur lokasi untuk tiap pasangan calon,” ujarnya. (Sripo/Jon)





Korban kebarakaran di 5 ulu diprioritaskan rumah murah

9 06 2009

PALEMBANG – Korban kebakaran di 5 ulu Palembang diprioritaskan mendapatkan program rumah murah.

Hal tersebut dikemukakan Gubernur Sumsel Alex Noerdin kepada pers usai acara kepemudaan hari ini di palembang.

Menurutnya korban kebakaran baik itu yang menyewa ataupun pemiliknya mendapatkan jatah rumah murah, tentunya menurut Gubernur sesuai dengan kemampuan. Bagi korban PNS guru mendapat tipe 36, PNS gol 2 mendapatkan tipe 21, hal yang sama juga para buruh ataupun usaha kecil.

Pihaknya menyarankan agar para korban kebakaran segera mengurus persyaratan dikelurahan dan diidentifikasi namanya. Sehingga kedepan dapat diprioritaskan mendapatkan rumah murah. (Fatur)





Ratusan Kendaraan Uji Emisi Gas Buang

9 06 2009

PALEMBANG – Ratusan kendaraan dipastikan mengikuti uji emisi gas buang yang diselenggarakan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang di Jl Tasik samping Kambang Iwak, Selasa (9/6). Uji emisi gas buang disaksikan langsung Sekretaris Daerah (Sekda) kota Palembang H Marwan Hasmen, Kepala Dinas Perhubungan Edy Nursalam dan Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Ir Kms Abubakar.

Penyelenggaran menyediakan empat tenda pemeriksaan masing-masing dua tenda untuk uji emisi gas buang kendaraan yang berbahan bakar solar dan dua tenda lagi untuk kendaraan bensin.

Pelaksanaan uji emeisi gas buang ini dalam rangka menciptakan udara Kota Palembang yang lebih bersih dari polusi sekaligus menggerakan program bumi hijau dan langit biru.

Sekda Marwan Hasmen mengatakan Pemkot Palembang mendukung sepenuhnya upaya dunia untuk menciptakan bumi hijau dan langit biru. Selain melakukan uji emisi gas buang, kata Marwan, Pemkot juga menggalakkan penanaman pohon dan pengolahan sampah serta meningkatkan kebersihan.

“Ya ini sangat baik sekali, apalagi uji emisi gas kendaraan ini gratis , jadi kesempatan bagi pemilik kendaraan untuk memeriksakan kondisi gas buang kenadaraannya,” ungkap Marwan sembari menegaskan keuntungan dari uji emisi gas buang ini, kita akan tahu kondisi kendaraan dan sekaligus ikut berperan serta menciptakan udara bebas polusi. (Sripo/Bur)