Tax Goes Green

5 06 2009

PALEMBANG – Semua bidang industri saat ini sudah menggunakan komputer sebagai basis kegiatannya, kemajuan seperti ini juga membuat dunia per pajakan harus terus ber benah diri. Reformasi administrasi perpajakan adalah salah satu bentuk dari perubahan tersebut.

“Saat ini sistem online diterapkan. Salah satunya dengan adanya E-SPT,” ujar Kepala KPP Madya DJP Sum-Sel dan Kepulauan Bangka Belitung, Anggrah Warsono. Elektronik SPT atau disebut e-SPT adalah aplikasi (software) yang dibuat oleh Direktorat Jenderal Pajak untuk digunakan oleh Wajib Pajak untuk kemudahan dalam menyampaikan SPT.

Bersama dua orang staff atau Account Representative nya, Anggrah Warsono yang malam itu menggunakan kemeja putih memaparkan berbagai kelebihan dari sistem penyampaian SPT secara online ini. “Penyampaian SPT dapat dilakukan secara cepat dan aman, karena lampiran dalam bentuk media CD/disket, data Perpajakan Terorganisasi dengan baik, Sistem aplikasi e-SPT mengorganisasikan data perpajakan perusahaan dengan baik dan sistematis, penghitungan dilakukan secara cepat dan tepat karena menggunakan sistem komputer,” papar Anggrah mengenai beberapa kelebihan e-SPT.

Dengan kelebihan yang disebutkan di atas, maka jika ada laporan mengenai kurang atau lebih bayar, pihak DJP akan lebih cepat melakukan penanganan, wajib pajak pun diuntungkan karena efisiensi dan efektifitas yang ada.

WALHI akan sangat senang dengan diterapkannya sistem ini donk Pak? “Oh Pasti. Bisa Vira bayangkan, yang tadinya lampirannya ada beberapa rim, bisa di efisiensi hanya dengan melalui flashdisk atau pengiriman online,” jawab Anggrah.

Hemat Kertas! Hemat pohon! (vira)





KPU Palembang Siapkan 2.270 Kotak Suara

5 06 2009

PALEMBANG – KPUKota Palembang saat ini menyiapkan 2.270 kotak suara untuk pilpres 2009 di Palembang, 8 Juli 2009. Jumlah tersebut disesuaikan dengan jumlah tempat pemungutan suara (TPS) di Kota Palembang. Kasubag Umum Sekretariat KPUKota Palembang Fauzi Hadim mengatakan, saat ini tengah dilakukan pengosongan kotak yang dulu dipergunakan untuk pemilu legislatif.

“Sekitar 25 pekerja dikerahkan untuk membersihkan dan mengosongkan kotak tersebut,” ujar Fauzi, Jumat (5/6).

Direncanakan untuk satu TPS akan menggunakan 2 kotak suara. Hal itu karena jumlah pemilih per TPS bertambah menjadi 800 pemilih. Namun, hal itu belum dapat dipastikan karena menunggu petunjuk lanjutan. Sementara itu untuk bilik suara juga disiapkan. Jumlahnya empat bilik per TPS di Kota Palembang.

Namun, hal itu baru sebatas rencana. Hal tersebut masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari divisi logistik KPUProvinsi Sumsel. Dijelaskan isi kotak suara yang dipindahkan dari kotak suara tersebut belum dimusnahkan. Isi kotak tersebut diamankan dalam karung dan disimpan ditempat yang aman. (sripo/Jon)