PALEMBANG – Bus Transmusi di Kota Palembang beroperasi mulai Juli 2009 mendatang, menggantikan bus kota yang sudah ada.
Untuk tahap pertama akan dioperasikan sepuluh unit bus Transmusi yang melayani penumpang di tiga koridor. Yaitu, Terminal Jakabaring-Terminal Alang-alang Lebar, Sako Kenten-Kambang Iwak, dan Bandara SMB II Palembang-Palembang Indah Mall.
Kadishub Palembang, Eddie Nursalam didampingi Kabid TJR Dishub, Agus Supriyanto, mengatakan, untuk mendukung pengoperasian Transmusi akan dibangun 56 halte khusus, mirip halte di Yogyakarta.
Tarif angkutan penumpang ini masih digodok, berkisar rp 2.500-Rp 3.000, begitu juga gaji sopir dan kondektur yang diperkirakan antara Rp 1 juta-Rp 2 juta.
Bus kota yang sudah ada saat ini tidak langsung dihilangkan, tetapi sejak 1 Januari lalu Dishub Palembang menolak izin perpanjangan trayek bus. Pengusaha bus kota ditawarkan bekerja sama mengelola Transmusi dalam wadah konsorsium.
“Kita optimis dengan Transmusi kesemerawutan lalulintas akan teratasi. Kita ubah sistem pelayanan, minimal ada bus yang ber AC. Ini memang tidak mudah, butuh proses,” kata Agus. (Sripo)
Komentar Terakhir